Update

Distanhorbun Luncurkan MasPit: Inovasi Digitalisasi Irigasi untuk Pertanian Bogor yang Lebih Maju

CIBINONG, Siber24jam.com – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (Distanhorbun) terus mendorong transformasi sektor pertanian menuju sistem yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan. Salah satu inovasi strategis yang tengah dikembangkan adalah Masterplan Pengelolaan Irigasi Tersier atau MasPit—sebuah platform digital yang merevolusi pengelolaan jaringan irigasi pertanian.

Kepala Distanhorbun Kabupaten Bogor, Entis Sutisna, menyampaikan bahwa potensi pertanian di Kabupaten Bogor sangat besar dan tersebar di 40 kecamatan, 417 desa, dan 17 kelurahan dengan karakteristik irigasi yang berbeda-beda.

“Untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi sektor pertanian, kami membutuhkan sistem yang mampu menyajikan data akurat dan terkini terkait kondisi pertanian serta jaringan irigasi di lapangan,” ujar Entis.

MasPit hadir menjawab kebutuhan tersebut. Platform ini berbasis web dan mobile, dan memuat informasi detail seputar kondisi jaringan irigasi, pendataan lahan pertanian, serta data kelompok tani binaan. Dengan MasPit, para petani dan penyuluh bisa mengetahui luas lahan yang terairi dan mengakses teknik pertanian yang sesuai dengan kondisi wilayah masing-masing.

“MasPit memberikan kemudahan akses informasi. Petani bisa membuka materi pertanian dalam bentuk teks, gambar, hingga video, kapan saja dan dari mana saja. Ini sangat membantu dalam meningkatkan pengetahuan serta mendorong penerapan teknik pertanian yang lebih baik,” tambahnya.

Lebih dari sekadar platform data, MasPit juga dirancang untuk mendorong kolaborasi antarpetani. Fitur diskusi memungkinkan pengguna saling berbagi pengalaman, solusi atas permasalahan di lapangan, dan praktik terbaik dalam pengelolaan pertanian.

Menurut Entis, manfaat utama dari digitalisasi irigasi melalui MasPit antara lain:

Akses Informasi Real-Time, tanpa batasan ruang dan waktu.

Penyuluhan Interaktif, dengan konten multimedia yang mudah dipahami.

Peningkatan Produktivitas, karena petani dapat menerapkan irigasi tepat guna.

Kenaikan Pendapatan, seiring meningkatnya hasil panen dan efisiensi produksi.

Penguatan Komunitas, dengan adanya ruang diskusi dan berbagi praktik baik.

Untuk memastikan pemanfaatan maksimal, Distanhorbun secara aktif melakukan sosialisasi dan pelatihan kepada petani serta penyuluh pertanian. Sosialisasi dilakukan rutin dua minggu sekali di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), dengan materi yang mencakup teknologi informasi, berbagi pengalaman antarpetani, hingga pembahasan permasalahan lapangan secara aktual.

“Kami berkomitmen membangun sektor pertanian Bogor yang tidak hanya mengandalkan cara-cara tradisional, tetapi siap bersaing di era digital. MasPit adalah salah satu langkah konkret menuju pertanian yang produktif, efisien, dan tangguh menghadapi tantangan masa depan,” tutup Entis.

Berita Lainnya

Tags:

Update News

Sekda Ajat Rochmat Jatnika Berangkatkan Jamaah Haji Bogor, Tekankan Fisik Prima di Tanah Suci

CIBINONG Siber24jam.com — Pemerintah Kabupaten Bogor secara resmi melepas keberangkatan jamaah haji Kloter 07 JKS...

Kolaborasi Strategis antara Media Siber dan Organisasi Kepemudaan dalam Membangun Kemandirian Sosial dan Ketahanan Informasi Publik

CIBINONG, Bogor Siber24jam.com — Upaya memperkuat persatuan, kemandirian, serta kepedulian sosial terus digelorakan melalui kolaborasi...

Isu Tambang Ilegal di ANTAM Pongkor Disorot, Perusahaan Pastikan Investigasi dan Penindakan

Bogor Siber24jam.com – PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) menegaskan komitmennya dalam memberantas aktivitas tambang ilegal...

Sekda Ajat Tegaskan Pola Kerja “Tektokan” untuk Wujudkan KDKMP di Bogor

CIBINONG Siber24jam.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mempercepat realisasi program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)...