Update

SMPN 1 Cukuh Balak Tanggamus Darurat Kepemimpinan, Putra Daerah Desak Pengisian Kepala Sekolah Definitif

TANGGAMUS, Siber24jam.com – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Cukuh Balak, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, hingga kini belum memiliki kepala sekolah definitif. Kekosongan kepemimpinan yang telah berlangsung hampir satu tahun ini dinilai menghambat efektivitas proses belajar-mengajar dan tata kelola administrasi sekolah.

Salah seorang guru yang enggan disebutkan namanya menyampaikan kekhawatirannya terhadap situasi ini. Ia menilai bahwa ketiadaan kepala sekolah definitif berdampak langsung pada stabilitas manajemen sekolah dan kualitas pelayanan pendidikan.
“Ya, sudah hampir satu tahun SMPN 1 Cukuh Balak belum memiliki kepala sekolah yang definitif. Ini sangat memengaruhi manajemen sekolah,” ujarnya kepada wartawan.

Kondisi ini turut mendapat sorotan dari kalangan legislatif. Anggota DPRD Kabupaten Tanggamus, Ahmad Farid, menyatakan keprihatinannya dan menyayangkan lambannya penanganan dari pihak eksekutif. Ia menegaskan bahwa pengisian jabatan kepala sekolah merupakan tanggung jawab Dinas Pendidikan dan Bupati Tanggamus.
“Saya baru mengetahui bahwa SMPN 1 Cukuh Balak belum memiliki kepala sekolah definitif. Ini menjadi tanggung jawab eksekutif, khususnya Kepala Dinas Pendidikan dan Bupati Tanggamus. Kami akan membahasnya di DPRD dan memperjuangkan agar kekosongan ini segera diisi oleh putra daerah yang telah memenuhi persyaratan pangkat dan kompetensi,” tegas Ahmad Farid.Rabu (30/4/2025)

Hal senada disampaikan oleh mantan anggota DPRD Tanggamus, Ahmad Berkhaya, yang menyoroti pentingnya mengangkat kepala sekolah dari kalangan putra daerah. Ia menekankan bahwa pemahaman terhadap kondisi sosial dan geografis lokal merupakan faktor penting dalam efektivitas kepemimpinan sekolah.
“Seharusnya jabatan kepala sekolah, baik di tingkat SD, SMP, maupun SMA, diisi oleh putra daerah. Saya mendengar bahwa kepala sekolah yang berasal dari luar daerah jarang hadir secara aktif di sekolah. Jangan sampai sekolah dijadikan alat politik, di mana jabatan kepala sekolah diisi oleh tim sukses bupati ataupun berdasarkan kedekatan politik semata,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Bupati Tanggamus, Saleh Asnawi, yang telah dihubungi melalui pesan WhatsApp, belum memberikan tanggapan terkait permasalahan ini.

Masyarakat dan tokoh pendidikan setempat mendesak Pemerintah Kabupaten Tanggamus untuk segera mengambil langkah konkret dalam mengisi kekosongan jabatan kepala sekolah tersebut. Mereka berharap proses penunjukan dilakukan secara transparan dan profesional, serta mengedepankan prinsip pemberdayaan putra daerah guna menjamin kualitas pendidikan yang berkelanjutan di wilayah tersebut.

Berita Lainnya

Update News

Gus Sholeh Salurkan 23 Ekor Sapi Kurban dan Satukan Ratusan Warga dalam Pengajian Iduladha 2026

Kabupaten Bogor, Siber24jam.com — Momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi dimanfaatkan Gus Sholeh bersama...

APBD dan APBN untuk Kurban, Sahkah? KH Achmad Yaudin Sogir Jelaskan Pandangan Ulama

CIBINONG, Siber24jam.com — Polemik penggunaan anggaran negara, baik yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja...

Bupati Bogor Rudy Susmanto Serahkan Hewan Kurban Bantuan Presiden Prabowo di Masjid Raya Nurul Wathon

Cibinong, Siber24jam.com — Bupati Bogor Rudy Susmanto menyerahkan secara simbolis hewan kurban bantuan Presiden Republik...

Kodim 0621 Kabupaten Bogor Tebar Semangat Pengorbanan di Hari Raya Iduladha 1447 H

Kabupaten Bogor,Siber24jam.com – Dalam semangat Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Kodim 0621 Kabupaten Bogor menggelar...