Update

JAM Pidum Setujui Penghentian Penuntutan 6 Perkara Berdasarkan Keadilan Restoratif

Jakarta, Siber24jam.com – Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (JAM-Pidum), Prof. Dr. Asep Nana Mulyana, menyetujui penghentian penuntutan terhadap enam perkara melalui mekanisme keadilan restoratif. Salah satu kasus yang disetujui adalah perkara penadahan di Konawe, dengan tersangka Fahrid Ramadhan.

 

Kasus ini bermula pada 12 Mei 2024, saat tersangka dengan sengaja membeli sepeda motor yang diperoleh secara ilegal dari korban Tarsan alias Mono. Proses penyelesaian perkara diinisiasi oleh Kepala Kejaksaan Negeri Konawe, Dr. Musafir, dengan cara perdamaian antara tersangka dan korban.

 

“Setelah melalui proses perdamaian, korban telah memaafkan tersangka, dan pengajuan penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif disetujui,” ujar JAM-Pidum.

 

Selain perkara di Konawe, lima perkara penganiayaan di Kejaksaan Negeri Muna, Alor, dan Muaro Jambi juga mendapatkan persetujuan penghentian penuntutan dengan alasan serupa.

Berita Lainnya

Update News

Perkuat Pariwisata, Disparekraf Kabupaten Bogor Gerakkan Sapta Pesona di Desa Wisata Gunung Malang

Siber24jam.com, TENJOLAYA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) menggelar...

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara: Sinergi Pemkab dan Polda Jabar Penting Jaga Kondusivitas

CIBINONG, Siber24jam.com – Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara menilai sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bogor...

Bupati Bogor dan Polda Jabar Perkuat Sinergi, Dorong Pelayanan Publik dan Pembangunan

  Siber24jam.com, CIBINONG – Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama Wakil Bupati Bogor dan jajaran Forum...

MAN 1 Bogor Dapat Apresiasi Kanwil Kemenag Jabar, Potensi dan Program Unggulan Terus Didorong

Pewarta : Fadilla Saputri Tim Humas MAN 1 Bogor Cibinong (25/9) Siber24jam.com – Suasana penuh...