Jakarta, Siber24jam.com – Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan...
Tangerang Selatan, Siber24jam.com – Senin (30/09/2024). Polres Tangerang Selatan kembali menjalankan program GUYUB Kapolres dengan mengadakan sosialisasi penting di SMPN 3 Tangerang Selatan. Program ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada siswa agar menjauhi bullying, narkoba, dan tawuran. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif yang dikembangkan oleh Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Victor Daniel Henry Inkiriwang, SH, SIK, MSi, dengan tujuan menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis bagi para pelajar.
Dalam kesempatan tersebut, Kanit Kamsel Polres Tangerang Selatan, Ipda Panji Setiawan, SH, yang bertindak sebagai pembina upacara, menyampaikan pesan-pesan moral terkait bahaya kenakalan remaja. Ia menekankan pentingnya menjaga diri dari pengaruh negatif, seperti narkoba, dan menjauhi tindakan bullying serta tawuran antar pelajar.
“Kami mengimbau kepada adik-adik sekalian untuk memanfaatkan masa remaja dengan kegiatan yang positif. Jangan sampai terpengaruh oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Jauhi narkoba, hindari bullying, dan jangan terprovokasi untuk melakukan tawuran,” ujar Ipda Panji di hadapan para siswa SMPN 3 Tangsel.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Tangerang Selatan, AKP Rokhmatulloh, SH, menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan implementasi dari program GUYUB Kapolres. Program GUYUB sendiri memiliki filosofi Gerak Cepat (Responsif), Unggul dengan Upaya Maksimal, LaYani dengan hati yang peduli, Untuk masyarakat, Bangsa, dan Negara, Beriman, bekerjasama, dan bahagia.
“Program Kamsel ini tidak hanya fokus pada sosialisasi lalu lintas, tetapi juga mencakup edukasi untuk mencegah kenakalan remaja. Kami berharap para pelajar dapat menjauhkan diri dari bullying, tawuran, dan narkoba, serta tumbuh menjadi generasi yang lebih baik,” jelas AKP Rokhmatulloh.
Melalui program GUYUB, Polres Tangerang Selatan terus berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban di kalangan pelajar, dengan harapan mereka dapat berperan aktif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan damai.




















