RUMPIN, Siber24jam.com – Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, turun langsung meninjau lokasi jembatan ambruk di...
Bogor, Siber24jam.com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bogor berhasil menangkap empat tersangka terkait kasus pencurian dengan kekerasan yang berujung pada kematian di wilayah Cibungbulang, Kabupaten Bogor. Kejadian tragis tersebut terjadi pada Rabu dini hari, 18 September 2024, sekitar pukul 04.00 WIB, menyebabkan satu korban meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka berat.

Keempat tersangka, yang berinisial D, S, C, dan O, ditangkap kurang dari 48 jam setelah insiden berlangsung. Kapolres Bogor dalam konferensi pers pada Sabtu, 21 September 2024, menyatakan bahwa dua tersangka, yaitu O dan C, ditangkap di wilayah Cibungbulang, sementara dua lainnya berhasil ditangkap di Kabupaten Pandeglang, Banten.
“Kami mengapresiasi kerja keras tim gabungan dari Satreskrim Polres Bogor dan Ditreskrimum Polda Jabar. Dalam waktu singkat, kami mampu menangkap seluruh tersangka yang terlibat dalam kejahatan ini,” ujar Kapolres Bogor.
Perencanaan Kejahatan Terungkap
Kapolres Bogor mengungkapkan bahwa perencanaan pencurian ini dilakukan oleh para tersangka sejak 13 September 2024. Mereka merencanakan aksi kejahatan di sebuah bengkel di kawasan Galuga, Cibungbulang. Pada 18 September, keempat tersangka kemudian melancarkan aksi pencurian yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa.
“Kejahatan ini sudah direncanakan dengan matang oleh para tersangka. Saat ini, kami masih mendalami motif yang lebih dalam serta mengumpulkan bukti-bukti tambahan,” kata Kapolres.
Polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dari para tersangka, di antaranya dua unit mobil, yaitu Mitsubishi Xpander dan Toyota Calya, satu sepeda motor, perhiasan emas, dan beberapa telepon genggam. Barang-barang tersebut diduga hasil dari aksi kejahatan para tersangka
Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan beberapa pasal dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), termasuk Pasal 340 tentang pembunuhan berencana, Pasal 338 tentang pembunuhan, serta Pasal 365 terkait pencurian dengan kekerasan.
“Kami pastikan bahwa proses hukum akan berjalan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk terus waspada terhadap lingkungan sekitar dan melaporkan setiap potensi kejahatan,” tegas Kapolres.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, motif utama para tersangka diduga berkaitan dengan masalah ekonomi. Namun, polisi masih terus menyelidiki apakah ada pihak lain yang turut terlibat dalam perencanaan dan eksekusi kejahatan ini.
Kasus ini menarik perhatian luas masyarakat Kabupaten Bogor, terutama mengingat dampaknya yang serius. Polres Bogor menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut.
Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati dan segera melaporkan kejadian mencurigakan kepada pihak berwajib agar tindak kriminal dapat dicegah.











