Update

Anggota DPRD Kabupaten Bogor, KH Achmad Yaudin Sogir: Tanah yang Tidak Ditumbuhi Akan Menggugat di Hari Kiamat

Bogor, Siber24jam.com – Forum Komunikasi Ustad Kampung (FoKUSkAN) Kabupaten Bogor, yang dipimpin oleh Ustad Herudin, S.Pd.I, mengadakan seminar bertajuk “Menuju Bogor Hijau” yang berfokus pada kelestarian lingkungan. Acara ini didukung oleh Ekonext Ventur dan melibatkan berbagai pihak penting, seperti Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Lingkungan Hidup, jajaran Camat Sukaraja, serta Kepala Desa Cilebut Timur. Seminar yang dihadiri oleh lebih dari 200 peserta ini berlangsung di Aula Majlis Ta’lim Cilebut Timur.

 

Seminar ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh agama, termasuk para Kiyai Kampung yang dikenal dengan julukan “Kiyai Kampung tapi Tidak Kampungan,” seperti KH Mulyadi yang akrab dipanggil Bewok. Pengawasan jalannya acara dilakukan oleh Ay Sogir Center, yang dalam kesempatan tersebut mengajak kaum milenial untuk bekerja sama dengan para ustad dalam membangun kesadaran dan kepedulian terhadap pengelolaan sampah di desa-desa serta pentingnya menanam satu rumah satu pohon.

 

Ay Sogir Center menekankan bahwa menanam pohon adalah bagian dari ibadah dan upaya nyata untuk menjaga kelestarian lingkungan. “Kita harus memulai dari rumah kita sendiri. Meski tidak memiliki lahan yang luas, kita masih bisa menanam di pekarangan rumah dengan memanfaatkan barang bekas seperti kaleng cat, galon plastik, atau drum,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa setiap daun yang tumbuh dari pohon yang ditanam akan berdzikir, yang menunjukkan betapa pentingnya menjaga lingkungan.

KH Achmad Yaudin Sogir, anggota DPRD Kabupaten Bogor, turut memberikan pandangannya dalam acara tersebut. Beliau mengingatkan bahwa tanah yang tidak ditanami akan menggugat pemiliknya di Hari Kiamat karena tidak memberikan manfaat bagi alam dan manusia.

 

“Kita harus memulai dari keluarga kita. Tanah yang kita miliki harus ditanami, karena jika tidak, tanah itu akan menggugat kita di Hari Kiamat. Allah menciptakan tanah agar bisa memberikan manfaat kepada alam dan manusia. Menanam pohon bukan hanya memberikan manfaat secara fisik, tetapi juga bagian dari ibadah kepada Allah. Jika kita punya lahan dan tidak pernah menanam di atasnya, kita telah mengabaikan amanah yang diberikan kepada kita untuk menjaga dan merawat alam,” tegas KH Achmad Yaudin Sogir.

 

Ustad Herudin, S.Pd.I, dalam sambutannya, menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam upaya penghijauan. “Sebagai umat, kita punya tanggung jawab untuk menjaga bumi yang telah Allah titipkan kepada kita. Mulailah dari hal yang sederhana, seperti menanam pohon di sekitar rumah kita. Dengan begitu, kita bukan hanya berkontribusi terhadap lingkungan, tetapi juga menjalankan perintah Allah untuk memakmurkan bumi,” ujar Ustad Herudin. Ia juga mengajak para peserta untuk menggalakkan gerakan menanam pohon sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.

 

Acara ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan serta mendorong aksi nyata dari seluruh lapisan masyarakat, khususnya di Kabupaten Bogor, untuk mendukung program “Bogor Hijau”.

Berita Lainnya

Update News

Bupati Rudy Susmanto Perkuat Pemerataan Ekonomi hingga Bogor Barat dan Timur

Siber24jam.com, BOGOR – Pemerintah Kabupaten Bogor terus memperkuat strategi pemerataan pembangunan dengan mendorong tumbuhnya pusat-pusat...

Sekda Ajat Dorong Ruang Publik Kabupaten Bogor Jadi Panggung Kreativitas dan Budaya

BOGOR Siber24jam.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus memperluas ruang publik yang dapat dimanfaatkan para...

Rudy Susmanto Naikkan Insentif 8.400 Guru Ngaji, Ulama: Sangat Membantu Pengabdian di Pelosok

CIBINONG Siber24jam.com – Rencana Bupati Bogor Rudy Susmanto menaikkan insentif bagi guru ngaji mendapat apresiasi...

Tampil di HUT ke-81 RI, Tim Angklung SDN Cibatok 03 Dapat Kejutan dari Bupati Rudy Susmanto

BOGOR Siber24jam.com – Kegembiraan terpancar dari wajah siswa-siswi SDN Cibatok 03, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor....