Mochamad Yusuf Siap Bangun RW 08 Lebih Maju, Warga: Sosok Berpengalaman dan Punya Program Nyata
Palembang, Siber24jam.com – Pembangunan gedung sekolah di SDN 20, Jl. Demang Lebar Daun, Kec. Ilir Barat I, Kota Palembang, Sumatera Selatan, ditemukan tidak memasang papan nama proyek. Proyek yang sudah berjalan sekitar satu bulan ini diduga sengaja tidak memasang papan nama untuk menghindari pengawasan masyarakat.
Menurut undang-undang yang berlaku, yakni UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Perpres No. 54 Tahun 2010 serta No. 70 Tahun 2012, setiap proyek fisik yang dibiayai oleh negara wajib memasang papan nama proyek. Papan ini harus mencantumkan informasi penting seperti jenis kegiatan, pelaksana, lokasi kegiatan, nilai kontrak, jangka waktu pelaksanaan, dan konsultan pengawas.
Namun, berdasarkan pantauan Siber24jam.com pada Kamis (29/08/2024), proyek di SDN 20 tersebut tidak memiliki papan nama, dan pihak kontraktor serta pengawas juga tidak ditemukan di lokasi. Pekerja yang berada di lapangan tidak mengetahui identitas perusahaan atau pemilik proyek tersebut, bahkan anggaran proyek pun tidak diketahui oleh warga sekitar.
“Kami tidak tahu perusahaan apa yang mengerjakan proyek ini dan siapa pemiliknya. Sejak awal pembangunan, kami tidak pernah melihat adanya papan nama proyek,” ujar salah satu warga yang ditemui di sekitar lokasi.
Lebih parah lagi, para pekerja diduga tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang memadai sesuai dengan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Para pekerja terlihat tidak mengenakan helm, rompi, atau sepatu safety. Beberapa pekerja bahkan terlihat menaiki bangunan tanpa tali pengaman dan tanpa helm proyek.
“Para pekerja tidak dilengkapi dengan APD seperti helm, rompi, dan sepatu safety. Ini sangat berbahaya, apalagi mereka bekerja di ketinggian tanpa tali pengaman,” tambah sumber yang tidak mau disebutkan namanya.
Melihat kondisi ini, pihak terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Palembang dan Dinas Pendidikan Kota Palembang diminta segera turun tangan ke lokasi untuk memeriksa proyek tersebut. Mereka juga harus memanggil pihak pemilik proyek untuk menjelaskan mengapa papan nama proyek tidak dipasang, sementara pekerjaan sudah hampir selesai.
Laporan ini diharapkan dapat menjadi perhatian serius bagi pihak terkait agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. (SR)
















