Update

Warga Miskin di Desa Singasari Belum Terima Bantuan Langsung Tunai, Pemerintah Desa Diminta Bertindak

Siber24jam.com – Andari, seorang warga miskin yang tinggal di Kampung Malati RT 01 RW 07, Desa Singasari, Jonggol Kabupaten Bogor, merasa kecewa dan putus asa karena hingga kini belum pernah merasakan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang seharusnya disalurkan oleh pihak kelurahan.

Andari telah tinggal di desa tersebut selama bertahun-tahun dan dikenal oleh tetangga sebagai warga yang hidup dalam keterbatasan ekonomi. Sejak suaminya meninggal dua bulan lalu, beban hidupnya semakin berat. Ia berharap bisa mendapatkan bantuan BLT untuk meringankan beban kehidupan sehari-harinya.

Sejak program BLT dijalankan, banyak tetangga yang sudah menerima bantuan tersebut, namun Andari belum mendapatkannya. Hal ini membuatnya sangat sedih dan putus asa, terutama setelah kehilangan suaminya.

Warga setempat mendesak pemerintah desa untuk segera memeriksa dan memastikan bahwa bantuan yang ditujukan bagi warga miskin seperti Andari dapat disalurkan dengan tepat. Mereka menilai adanya kelalaian dalam pendistribusian bantuan sehingga warga yang benar-benar membutuhkan justru terlewatkan.

Staf Desa Singasari, Bapak Akhyar, ketika dikonfirmasi menyatakan akan segera mengecek data penerima bantuan dan memastikan agar Andari segera mendapatkan haknya. “Kami akan melakukan pengecekan ulang data penerima BLT dan berusaha semaksimal mungkin agar semua warga yang membutuhkan dapat menerima bantuan tersebut tepat waktu. Kami juga akan mengupayakan agar Andari mendapatkan kartu BPJS gratis. Namun, untuk bantuan raskin, kami tidak bisa berbuat banyak karena pembagiannya dari kantor pos dan sudah ada nama-nama penerima yang ditentukan oleh pusat. Kami hanya membagikan saja,” ujarnya.

Andari berharap pemerintah segera menindaklanjuti masalah ini dan memastikan bahwa dirinya serta warga lain yang membutuhkan tidak lagi terlewatkan dalam program bantuan sosial. Bantuan BLT dan BPJS gratis sangat berarti bagi kehidupan sehari-hari mereka, terutama dalam kondisi ekonomi yang semakin sulit.

Sementara itu, aktivis mahasiswa Universitas Bhayangkara, Ali, menegaskan akan mendatangi pihak desa untuk memastikan BLT tepat sasaran. “Kami bersama teman-teman mahasiswa akan segera ke Desa Singasari untuk memastikan apakah BLT dan program lainnya sudah tepat sasaran,” tutup Ali.

 

Editor: Zakar

Berita Lainnya

Update News

Bupati Rudy Dorong KDMP Cipelang Jadi Percontohan Nasional  

CIBINONG, Siber24jam.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor di bawah arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto terus...

Penyerobotan Lahan di Jalan Tuturuga Aimas: Antara Derita Warga dan Ketegasan Hukum yang Dinanti

Penyerobotan Lahan di Jalan Tuturuga Aimas: Antara Derita Warga dan Ketegasan Hukum yang Dinanti Aimas...

6,5 Tahun Penjara Menanti! DPO Penyalahgunaan PAD Dumai Ditangkap di Pidie Jaya

JAKARTA Siber24jam.com – Tim Satgas Intelijen Reformasi dan Inovasi (SIRI) Kejaksaan Agung berhasil mengamankan seorang...

Di Bawah Kepemimpinan Bupati Rudy Susmanto, Pemkab Bogor Raih Predikat Istimewa Reformasi Hukum

BANDUNG Siber24jam.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor kembali menorehkan capaian positif dalam tata kelola pemerintahan....