JAKARTA Siber24jam.com – Tim Penyidik Kejaksaan Agung (Tim Sembilan) memanggil sembilan orang saksi terkait penyidikan...
BOGOR Siber24jam.com – Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara meminta seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) berinovasi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tengah defisit anggaran yang mencapai lebih dari Rp3 triliun. Menurutnya, percepatan dan penyederhanaan proses perizinan menjadi langkah strategis untuk menarik investasi.
Sastra mengatakan, keluhan terbesar yang diterima DPRD masih berkaitan dengan proses perizinan yang dinilai rumit dan memakan waktu lama. Bahkan, banyak pelaku usaha mengaku telah memenuhi seluruh persyaratan, namun izin belum juga terbit hingga satu sampai dua tahun.
“Di tengah defisit anggaran, SKPD harus berinovasi agar pendapatan daerah meningkat. Keluhan terbesar masyarakat masih soal perizinan yang rumit. Banyak pelaku usaha sudah memenuhi persyaratan, tetapi izinnya belum selesai. Padahal jika investasi masuk, lapangan kerja terbuka, ekonomi bergerak, dan pendapatan daerah ikut meningkat. Jangan sampai izin baru keluar setelah ada pejabat yang menelepon kepala dinas. Bangun sistem pelayanan yang cepat, transparan, profesional, dan memudahkan masyarakat serta pelaku usaha,” ujar Sastra Winara, Senin (27/7/2026).
Ia menegaskan, DPMPTSP bukan satu-satunya pihak yang menangani perizinan karena banyak tahapan teknis berada di perangkat daerah lain. Karena itu, ia meminta Sekretaris Daerah memperkuat koordinasi lintas dinas dan membentuk mekanisme yang mampu mempercepat penyelesaian seluruh proses perizinan.
Selain itu, Sastra meminta Komisi II DPRD memetakan titik-titik yang menjadi penyebab lambatnya pelayanan agar segera dievaluasi. Menurutnya, Kabupaten Bogor harus mampu menjaga daya saing investasi agar tidak kalah dengan daerah lain.
“Dengan defisit yang sangat besar ini, tidak ada cara lain selain memperkuat potensi pendapatan daerah melalui investasi. Peluang Kabupaten Bogor masih sangat besar dan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,” pungkasnya.



















