Update

Mengaku Jadi Korban Dugaan Kejahatan Perbankan, KH Achmad Yaudin Sogir Minta Bank Mandiri Bertanggung Jawab dan Tingkatkan Perlindungan Nasabah

BOGOR Siber24jam.com – Anggota DPRD Kabupaten Bogor Fraksi PKB yang juga Wakil Ketua Komisi I, KH Achmad Yaudin Sogir, mengaku kecewa terhadap pelayanan yang diberikan Bank Mandiri terkait penanganan dugaan kejahatan perbankan yang dialaminya.

Sogir mengungkapkan, sekitar enam bulan lalu dirinya menjadi korban dugaan tarikan fiktif melalui mesin ATM. Atas kejadian tersebut, ia langsung melaporkan dan mengajukan komplain ke Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Mandiri Sentul City pada Februari 2026.

Namun hingga kini, menurutnya, laporan tersebut belum memperoleh penyelesaian yang memuaskan. Permintaan untuk melihat rekaman CCTV sebagai bagian dari proses pembuktian juga disebut belum mendapat tanggapan.

“Saya sangat kecewa dengan pelayanan Bank Mandiri. Sejak Februari 2026 saya sudah melapor dan meminta rekaman CCTV terkait dugaan tarikan fiktif di ATM, tetapi sampai hari ini tidak ada kejelasan maupun penyelesaian. Sebagai nasabah, saya merasa tidak mendapatkan perlindungan yang semestinya,” ujar KH Achmad Yaudin Sogir kepada wartawan di Gedung DPRD Kabupeten bogor Senin 27 Juli 2026.

Tak hanya itu, Sogir juga mengaku kembali mengalami kejanggalan. Ia menyebut telah dua kali menerima informasi mengenai tagihan yang diduga berasal dari kartu kredit, padahal dirinya menegaskan tidak pernah memiliki kartu kredit Bank Mandiri maupun kartu kredit dari bank lainnya.

“Yang lebih membingungkan, tiba-tiba muncul konfirmasi adanya tagihan kartu kredit. Padahal saya tidak pernah memiliki kartu kredit di bank mana pun, termasuk Bank Mandiri. Hal seperti ini harus dijelaskan secara transparan agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mengaku hingga saat ini saldo rekeningnya masih dalam kondisi terblokir tanpa penjelasan yang dianggap memadai.

Menurut Sogir, kondisi tersebut berpotensi merugikan nasabah apabila tidak segera ditangani secara profesional. Ia meminta Bank Mandiri melakukan investigasi menyeluruh terhadap dugaan penyalahgunaan data maupun transaksi yang tidak dilakukan oleh nasabah.

“Saya mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap berbagai modus kejahatan perbankan. Jangan anggap remeh apabila ada transaksi atau tagihan yang tidak pernah dilakukan. Segera laporkan dan minta penjelasan secara resmi. Bank juga harus hadir memberikan kepastian hukum dan perlindungan kepada nasabah,” katanya.

Sebagai Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, Sogir menilai lembaga perbankan memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga keamanan dana dan data nasabah. Ia berharap persoalan yang dialaminya segera diselesaikan secara transparan agar tidak menurunkan kepercayaan publik terhadap layanan perbankan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Bank Mandiri belum memberikan keterangan resmi terkait pengaduan yang disampaikan KH Achmad Yaudin Sogir. Redaksi masih berupaya meminta konfirmasi kepada pihak Bank Mandiri guna memperoleh penjelasan dan menghadirkan pemberitaan yang berimbang.

Berita Lainnya

Tags:

Update News

Tangani Anak Tak Sekolah, Pemkab Bogor Libatkan Bunda PAUD hingga Desa

Siber24jam.com, CIBINONG – Atas arahan Bupati Bogor, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus memperkuat peran Bunda...

Rudy Susmanto Perkuat Kapasitas Petugas Tangani Satwa Liar di Bogor

CIBINONG, Siber24jam.com – Bupati Bogor Rudy Susmanto terus mendorong peningkatan kapasitas petugas dalam menangani laporan...

Ketua DPRD Sastra Winara Dorong APBD Perubahan 2026 Beri Manfaat Nyata

CIBINONG Siber24jam.com – Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara menegaskan pentingnya memastikan perubahan APBD Tahun...

Bupati Bogor Perkuat Kapasitas Pemuda Hadapi Era Digital

CISARUA Siber24jam.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mendorong anggota...