CIBINONG, Siber24jam.com – Sejumlah pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Bogor mengeluhkan rumit...
Siber24jam.com – Pada perayaan Hari Jadi Bogor yang ke-542 pada tanggal 3 Juni, yang diadakan di kantor DPRD dan Pemda Bogor Jalan Tegar Beriman Cibinong KABUPATEN BOGOR, hampir seluruh pegawai pemerintah, DPRD, ormas, LSM, TNI, Polri, dan masyarakat turut hadir. Namun, ada satu aspek yang luput dari perhatian media, yaitu sajian nasi box dan snack box yang dinilai sangat sederhana, meskipun anggaran yang disediakan seharusnya cukup untuk hidangan yang lebih mewah.
Menurut informasi yang dikonfirmasi dari nomor telepon yang tertera di box, harga snack box adalah Rp 15.000 dan nasi box adalah Rp 30.000. Rincian isi snack box adalah sebagai berikut:
1. Risoles
2. Lemper ayam
3. Roti manis
4. Air mineral gelas
Sedangkan nasi box berisi:
1. Nasi putih
2. Ayam panggang bumbu rujak
3. Balado telur
4. Oseng buncis jagung semi
5. Kerupuk
6. Air mineral gelas
“Untuk harga yang di acara HJB di kantor DPRD Pemda Kabupaten Bogor, snack box @Rp 15.000 dan nasi box @Rp 30.000. Harganya itu, Pak,” ungkap penerima telepon yang tertera di box tersebut.
Sementara itu, Ketua FRRAK Dual Syamson mempertanyakan berapa anggaran yang sebenarnya dikeluarkan. Ia mengungkapkan bahwa dengan harga Rp 30.000 untuk nasi box dan Rp 15.000 untuk snack box, seharusnya hidangan yang disajikan bisa lebih beragam dan mewah, mengingat menu di warung makan Sunda di sekitar Bogor sudah sangat variatif dengan harga tersebut.


“Itu coba media menanyakan dianggarkan berapa untuk snack dan nasi box, kok isinya sederhana. Seharusnya di HJB Bogor masyarakat bisa menikmati makanan yang enak karena anggarannya ada. Lagipula dengan harga segitu, mestinya makanannya sudah mewah. Mungkinkah ada kongkalikong antara pengguna anggaran dan pihak penyedia katering nasi box dan snack? Coba saja media telusuri,” tutup Dual Syamson.
Penulis: Zakar
Berita Lainnya
Tags: Kontroversi Anggaran Nasi Box dan Snack Box di Hari Jadi Bogor ke-542











