Jakarta, Siber24jam.com – Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) kembali mencatat capaian besar dalam...
Siber24jam.com – Pj. Bupati Bogor, Asmawa Tosepu menyatakan bahwa forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) akan menghasilkan dokumen perencanaan yang menjadi dasar bagi pembangunan berkelanjutan Kabupaten Bogor selama 20 tahun ke depan.
Pernyataan tersebut disampaikannya dalam acara Musrenbang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) tahun 2025-2045 yang diselenggarakan bersama Musrenbang Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Bogor tahun 2025, di Hotel Harris CCM, Cibinong, pada Kamis (28/3).
Turut hadir dalam acara tersebut adalah Wakil Ketua beserta anggota DPRD Kabupaten Bogor, unsur Forkopimda, Pelaksana Harian Sekretaris Daerah, para kepala perangkat daerah di bawah Pemkab Bogor, perwakilan Bappeda kabupaten/kota yang berbatasan dengan Kabupaten Bogor, perwakilan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), pimpinan instansi vertikal di Kabupaten Bogor, perwakilan perguruan tinggi, serta berbagai tokoh masyarakat dan pemangku kepentingan.
Pj. Bupati Bogor menekankan bahwa Musrenbang memiliki peran strategis dalam merumuskan dokumen perencanaan pembangunan jangka panjang, menengah, dan pendek, sebagai dasar pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Bogor selama dua dekade mendatang.
“Asmawa juga menegaskan bahwa visi-misi program strategis calon Kepala Daerah harus merujuk pada dokumen perencanaan jangka panjang yang telah ditetapkan sebelumnya. Pemkab Bogor memiliki target untuk menyelesaikan dokumen tersebut sebelum proses pendaftaran calon Kepala Daerah,” ungkapnya.
Asmawa juga mengingatkan bahwa Kabupaten Bogor memiliki kekayaan sumber daya yang melimpah dan letaknya strategis di kawasan metropolitan Jabodetabekjur, namun juga menghadapi beragam tantangan, termasuk masalah kesejahteraan masyarakat seperti kemiskinan, pendidikan, kesehatan, akses sumber daya, pengangguran, dan ketimpangan pembangunan.
“Dalam konteks ini, perencanaan yang tepat menjadi krusial untuk mengatasi atau meminimalkan permasalahan tersebut. Prioritas pembangunan harus ditetapkan dengan cermat, mengingat Kabupaten Bogor termasuk dalam rencana pembentukan kawasan aglomerasi yang diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi nasional berskala global,” tambah Asmawa.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Agus Salim, menyoroti pentingnya Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menggali lebih dalam dan cermat terkait permasalahan serta isu strategis yang menjadi perhatian bersama. Hal ini penting agar dapat menjadi masukan dalam merumuskan kebijakan yang tepat dan akurat dalam setiap tahapan pembangunan.
“Membangun sinergi dengan perencanaan pembangunan pemerintah pusat dan provinsi, serta daerah sekitar, terutama daerah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Bogor. Saya berharap Pemkab Bogor fokus pada target-target makro daerah yang masih harus diselesaikan dan dicapai dengan kebijakan yang tepat,” jelas Agus Salim.
(TIM KOMUNIKASI PUBLIK / DISKOMINFO KABUPATEN BOGOR)
Editor: Zakar
Berita Lainnya
Tags: Musrenbang Bogor: Perencanaan Pembangunan 20 Tahun ke Depan













