CIBINONG, Siber24jam.com – Sejumlah pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Bogor mengeluhkan rumit...
Siber24jam.com – Komisi III DPRD Kota Bogor melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke proyek pembangunan Pasar Gembrong Sukasari, Senin (5/2), untuk memastikan proyek pusat penjualan di Kota Bogor selesai tepat waktu. H. Zenal Abidin memimpin rombongan yang diterima oleh Plt. Dirut Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Agustian Syach dan pihak kontraktor.
Berdasarkan sidak, Zenal menyampaikan bahwa progres pembangunan Pasar Gembrong Sukasari dengan nilai kontrak Rp39 miliar sudah mencapai 63 persen. Pasar ini memiliki 640 kios dan los, dengan kios kering berukuran 2 x 3 meter persegi dan los untuk pedagang basah berukuran 1,5 x 2 meter persegi.

Zenal menekankan pentingnya perhatian terhadap aliran pembuangan limbah dan sistem keamanan. Dia meminta pihak kontraktor untuk memperhatikan kembali aliran limbah agar tidak tersumbat. Terkait keamanan, dia meminta agar aliran hidrant tersebar di setiap sudut pasar dan pemasangan CCTV secara menyeluruh.
“Kami meminta agar keamanan di Pasar Gembrong Sukasari ini harus maksimal, agar pedagang aman dan pembeli nyaman,” tuturnya.
Plt. Dirut PPJ, Agustian Syach, menyebut bahwa sekitar 270 pedagang eksisting dari Pasar Sukasari sudah mendaftar untuk kembali menempati lapaknya. Dia berharap pedagang dari Pasar Bogor dan Plaza Bogor yang akan direvitalisasi bisa pindah ke Pasar Sukasari. Sebanyak 120 pedagang diperkirakan dapat mengisi Pasar Sukasari.
“Kalau namanya nanti masih Pasar Gembrong, karena secara historikalnya, pasar ini terkenal sebagai Pasar Gembrong,” tutupnya.
Berita Lainnya
Tags: Sidak Proyek Pasar Gembrong Sukasari oleh Komisi III DPRD Kota Bogor











