Update

Aksi Begal Sadis Merenggut Nyawa Korban, Oland Sibarani Mendorong Polisi Terapkan Tindakan Tegas Terukur pada Pelaku

Karawang, Jawa Barat – Aksi begal sadis yang kembali merenggut nyawa warga di Karawang menimbulkan keprihatinan. Peristiwa kejahatan jalanan ini muncul setelah lama tak terdengar. Keluhan muncul terkait kebijakan Polres Karawang yang tidak lagi menerapkan tindakan tegas seperti tembak mati atau tembak kaki terhadap para pelaku begal sadis yang kini kembali beraksi.

Wartawan senior di Karawang, Oland PH Sibarani, menyampaikan kekhawatiran ini saat diwawancara oleh sejumlah wartawan. Oland, yang juga Dewan Kehormatan PWI Jawa Barat, berpendapat bahwa pelaku begal sadis tidak boleh diberi kesempatan untuk beraksi lebih lanjut. “Saya percaya aparat penegak hukum, terutama Polres Karawang, sudah berupaya menekan kriminalitas jalanan di Karawang,” ujarnya.

Namun, Oland mengingatkan bahwa pelaku begal, jika diberi ruang gerak, dapat meningkatkan intensitas dan kekejaman tindakan mereka. Dia menyebut tindakan tegas terukur yang dilakukan oleh mantan Kapolres Karawang, AKBP Hendy F. Kurniawan, sangat efektif dalam meredam kriminalitas jalanan. “Ketegasannya berhasil menangani belasan pelaku begal sadis dengan tindakan tegas seperti tembak mati atau tembak kaki. Inilah yang membuat masyarakat menghargai langkahnya,” ungkapnya.

Oland berharap agar aparat kepolisian di Karawang tidak ragu untuk kembali menerapkan tindakan tegas terukur terhadap pelaku kejahatan jalanan, khususnya begal sadis. Menurutnya, penanganan normatif saja tidak cukup, karena dapat membuat pelaku kembali beraksi dengan kekejaman yang lebih besar setelah keluar dari penjara.

“Korban yang kehilangan nyawa akibat aksi sadis begal dan keluarganya yang terdampak pantas mendapat perhatian. Selain itu, keamanan masyarakat juga terganggu, baik siang maupun malam,” tambahnya.

Sebagai informasi, seorang buruh pabrik otomotif di Karawang, Arif Sriono, ditemukan tewas dalam keadaan bersimbah darah di jalan raya di Perum Griya Budiman Asri, Desa Cibalongsari, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang pada Selasa (9/1/2024) dinihari. Kapolres Karawang, AKBP Wirdhanto Hadicaksono, melalui Kapolsek Klari, Kompol Andrian Nugraha, menyatakan bahwa korban diduga menjadi korban pembegalan oleh kelompok begal sadis. Tim penyelidikan terus berusaha mengungkap dan menangkap para pelaku.

Berita Lainnya

Tags: ,

Update News

Sekda Ajat Rochmat Jatnika Berangkatkan Jamaah Haji Bogor, Tekankan Fisik Prima di Tanah Suci

CIBINONG Siber24jam.com — Pemerintah Kabupaten Bogor secara resmi melepas keberangkatan jamaah haji Kloter 07 JKS...

Kolaborasi Strategis antara Media Siber dan Organisasi Kepemudaan dalam Membangun Kemandirian Sosial dan Ketahanan Informasi Publik

CIBINONG, Bogor Siber24jam.com — Upaya memperkuat persatuan, kemandirian, serta kepedulian sosial terus digelorakan melalui kolaborasi...

Isu Tambang Ilegal di ANTAM Pongkor Disorot, Perusahaan Pastikan Investigasi dan Penindakan

Bogor Siber24jam.com – PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) menegaskan komitmennya dalam memberantas aktivitas tambang ilegal...

Sekda Ajat Tegaskan Pola Kerja “Tektokan” untuk Wujudkan KDKMP di Bogor

CIBINONG Siber24jam.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mempercepat realisasi program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)...