CIBINONG, Siber24jam.com – Sejumlah pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Bogor mengeluhkan rumit...
Bogor,Siber24jam.com – Sukses cegah kasus stunting, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) memberikan apresiasi kepada ratusan kaum ibu dari 17 kecamatan, lantaran telah sukses melaksanakan pencegahan stunting melalui 1.000 hari pertama kehidupan.
Apresiasi itu direalisasikan dengan prosesi wisuda kepada 210 dari 17 kecamatan yang menjadi peserta Akademi Keluarga Hebat Indonesia (AKHI) tahun 2023. Wisuda itu berlangsung di Gedung Serbaguna 1 Sekretariat Daerah, Kamis (07/12/2023).
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bogor, Zaenal Ashari menyampaikan, terimakasih kepada para wisudawati yang telah melaksanakan pencegahan Stunting melalui 1.000 hari pertama kehidupan.
Mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja itu berharap, melalui wisuda Akademi Keluarga Hebat Indonesia (AKHI) tahun 2023 bisa memiliki komitmen dan keterampilan pengasuhan, baik dalam memenuhi kebutuhan gizi kesehatan anak, memberikan kasih sayang dan stimulasi pertumbuhan serta perkembangan anak serta dapat mencegah Stunting sehingga anak dapat mencapai pertumbuhan yang optimal.
“Saya juga mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada DP3AP2KB dan Fakultas Ekologi IPB yang telah konsisten mendampingi program Akademi Keluarga Hebat Indonesia dari tahun 2018 sampai tahun 2023, tentunya dalam menumbuhkan keluarga yang sehat, kuat dan sejahtera di Kabupaten Bogor,” ujar Zainal.
Lebih lanjut Zaenal mengatakan, keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat perlu dibina dan dikembangkan kualitasnya melalui program pemberdayaan dan pembangunan ketahanan keluarga yang berkesinambungan. “Tentunya agar keluarga sejahtera dan menjadi sumber daya manusia yang produktif. Stunting adalah isu yang sangat krusial karena dapat menghambat pembangunan,” jelasnya.
Untuk itu, edukasi mengenai 1.000 hari pertama kehidupan sangat penting untuk mencegah Stunting dan sebagai modal utama dalam pembangunan keluarga sejahtera dan pembentukan sumber daya manusia yang berkualitas.

Edukasi ini, kata Zainal, tentunya bukan hanya untuk ibu istri dan kaum Ibu saja namun para suami juga harus terlibat karena pengasuh anak bukan hanya tanggung jawab istri tetapi perlu peran aktif serta dukungan dari para suami. “Selamat, saya harap saudari semua menjadi teladan dan inspirasi di masyarakat untuk membangun keluarga sehat kuat dan tentunya sejahtera,” terangnya.
Kepala Dinas P2AP3KB, Sussy Rahayu Agustini mengungkapkan, bahwa Wisuda Akademi Keluarga Hebat Indonesia (AKHI) telah dilaksanakan sejak tahun 2018 dan wisuda tahun 2023 kali ini merupakan wisuda angkatan IV. Sebagai upaya dalam mencegah Stunting pada anak untuk melahirkan generasi yang sehat dan berkualitas.
Menurut Sussy, Akademi Keluarga Hebat Indonesia (AKHI) melalui 1.000 hari kehidupan, bertujuan untuk membangun pribadi tangguh dalam keluarga, sebagai bentuk investasi anak untuk meningkatkan kualitas anak, melahirkan anak dengan kondisi sehat.
“Mempengaruhi pola dan gaya asuh keseharian untuk bayi dan balita, serta rangsangan belajar untuk anak dan kelekatan orang tua pengasuhan anak dan pembagian peran ayah dan ibu cerdas mengelola keuangan keluarga,” kata Sussy menutupi. ***
Penulis : Zarkasi
Editor : Mochamad Yusuf
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3P2AKB)Sussy Rahayu Agustini











