Update

Bangun Taman Simpang Ciawi di Tanah Milik Jasa Marga, DPKPP Bilang Sudah Berkordinasi dengan Kementerian PUPR dan Bidang Aset

bangun taman simpangSeorang petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor, berdiri di lokasi pembangunan Taman Simpang Ciawi. Pembangunan taman tersebut menempati lahan milik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) yang belum diserahkan atau dihibahkan kepada Pemerintah Kabupaten Bogor.

Bogor,Siber24jam.com– Bangun taman Simpang Ciawi di tanah milik Jasa Marga, Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan atau DPKPP Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, dibilang tidak masalah, karena DPKPP mengklaim sudah meminta izin kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) dan Jasa Marga serta Bagian Pengelolaan Aset, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Namun  keterangan dari pegawai Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR), ditemui disela pembongkaran bangunan yang difungsikan sebagai tempat usaha di sekitaran pintu keluar Jalan Tol Jagorawi oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor, Selasa (21/11/2023) lalu, menyebutkan Simpang Ciawi, dan lahan yang dipakai bangunan tempat usaha milik Kementerian PUPR

“Sekeliling Simpang Ciawi yang sekarang ada pembongkaran, termasuk taman ini, status lahannya milik Kementerian PUPR. Jadi tidak boleh dibangun  oleh siapa pun, termasuk Pemerintah Kabupaten Bogor,” tegas  seorang pegawai Kementerian  PUPR di lokasi pembongkaran didampingi pegawai Jasa Marga

Keterangan dari pegawai Kementerian PUPR itu dibenarkan sejumlah mantan pejabat yang pernah bertugas di Bidang Pengelolaan Aset Daerah, pada Badan Pengelolan Keuangan dan Aset Daerah.

“Meskipun sama-sama pemerintahan, namun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, tak boleh melakukan penataan, termasuk membangun fasilitas apapun di lahan yang secara hukum belum diserahkan dan tercatat sebagai aset daerah,”kata para mantan pejabat di bagian pengelolaan aset.

Di lain pihak, Kepala Bidang  Prasarana dan Sarana Utilitas (Kabid PSU) Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) Nunung Toyibah menjelaskan, sebelum memasukan program penataan taman di Simpang Ciawi, sebelumnya sudah berkordinasi dengan bagian aset BPKAD, termasuk dengan Kementerian PUPR serta Jasa Marga.

“Sebelum dianggarkan, saya terlebih dulu koordinasi dengan bagian aset dan juga pihak Kementerian PUPR serta Jasa Marga, hasilnya mereka memperbolehkan taman Simpang Ciawi dibangun dengan menggunakan APBD Kabupaten Bogor,” aku Nunung, saat dikonfirmasi di kantor DPKPP, Kamis (24/11).

Sebagai informasi, pembangunan Taman Simpang Ciawi, merupakan program Bidang PSU, Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP). Anggaran yang dialokasikan untuk membangun Taman Simpang Ciawi itu senilai Rp 301 juta lebih.

Pekerjaan proyek berdasarkan plang yang terpasang di lokasi dipercayakan kepada PT Sumber Cipta Gemilang. Rekanan DPKPP ini mengacu pada Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) Nomor 000.4.2/1361/SPK/PSU.DPKPP/VII/2023, diberikan waktu selama 60 hari kalender atau dua bulan. ***

 

Penulis : D Suhendar Boris

Editor   : Mochamad Yusuf

Berita Lainnya

Tags: , , , , ,

Update News

Metland Cileungsi Koordinasikan Penataan Parkir Bersama Pemda, Optimalisasi PAD Jadi Perhatian

BOGOR Siber24jam.com — Persoalan dugaan parkir liar di sejumlah titik strategis kawasan Metland Transyogi Cileungsi,...

Rudy Susmanto Lepas 946 Atlet Kabupaten Bogor, Kobarkan Semangat Rebut Juara Umum

CIBINONG Siber24jam.com – Bupati Bogor Rudy Susmanto mengobarkan semangat 946 atlet Kabupaten Bogor untuk meraih...

Bupati Rudy Susmanto Lepas 946 Atlet Kabupaten Bogor, Targetkan Juara Umum Porprov 2026

CIBINONG Siber24jam.com – Bupati Bogor Rudy Susmanto mengobarkan semangat 946 atlet Kabupaten Bogor untuk meraih...

Bupati Rudy Susmanto Dorong Ekonomi Hijau melalui EIGER Nature di Kabupaten Bogor

Siber24jam.com, MEGAMENDUNG – Bupati Bogor Rudy Susmanto mendorong kolaborasi pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat...