Update

Jangan Ada Lagi Siswa SDN Belajar di Lantai, Anggaran Perbaikan Gedung dan Pengadaan Mebeulair Diprioritaskan

jangan ada lagiKetua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto (kanan) didampingi Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Bogor, Burhanudin, memimpin rapat paripurna DPRD penyampaian pengantar nota keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2024

Bogor, Siber24jam.comJangan ada lagi, siswa SD Negeri belajar di lantai, seperti yang dialami siswa SDN 02 Cidokom, Kecamatan Rumpin, lantaran ketiadaan mebeulair, tidak boleh terulang lagi di tahun 2024 mendatang.

DPRD Kabupaten Bogor pun meminta Dinas Pendidikan (Disdik) memasukan program pengadaan mebeulair dibarengkan dengan perbaikan gedung dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD), sebagai program prioritas.

“DPRD, khususnya Badan Anggaran, tidak akan mencoret program-program yang diajukan Dinas Pendidikan (Disdik) sepanjang program itu peningkatan kualitas pendidikan dan sarana serta prasarana yang memperlancar proses kegiatan belajar mengajar (KBM),” kata Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, Kamis (23/11/2023).

Rudy pun tak mau lagi, derita yang dialami SDN 02 Cidokom, Kecamatan Rumpin, terulang atau terjadi di SDN 2 lainnya. Berkaca pada kasus SDN 02 Cidokom, Kecamatan Rumpin, Dinas Pendidikan, harus memprioritaskan SDN yang sarana dan prasarananya kurang mendukung lancarnya proses belajar mengajar.

“Prioritas program untuk melengkapi sarana dan prasarana pendidikan dasar diperlukan. Ini penting mengingat kemampuan anggaran pemerintah daerah kan terbatas, sementara kebutuhan program untuk melaksanakan pembangunan cukup banyak,” ujar politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) itu.

Sebagai informasi, Kabupaten Bogor yang memiliki 40 kecamatan, 416 desa dan 17 kelurahan, setiap tahunnya masih disibukan mengurusi persoalan sarana dan prasarana penunjang  kelancaran proses belajar dan mengajar, khususnya untuk jenjang pendidikan dasar dari SD sampai SMP.

Setiap tahun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor, khusus untuk sektor pendidikan sudah menyerap lebih dari 20 persen dari total APBD. Anggaran untuk Dinas Pendidikan itu, selain dialokasikan untuk gaji atau honor guru, sebagiannya digunakan untuk memperbaiki sarana dan prasarana pendidikan, semisal rehabilitasi gedung sekolah baik untuk SD maupun SMP.***

 

Penulis : Zarkasi

Editor   : Mochamad Yusuf

 

Berita Lainnya

Tags: , , ,

Update News

Pemkab Bogor Bergerak Cepat Dampingi Pasien Kanker Stadium IV, Pastikan Pengobatan dan Jaminan Kesehatan Terjamin

CIBINONG, Siber24jam.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menunjukkan komitmennya dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat....

Aduh Bang, Duit Proyek Kagak Bisa Ngumpet! Satu-Satu Diciduk, Mobil Mewah Ama Dolar Ikutan Keangkut!

JAKARTA, Siber24jam.com – Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus (DK) Jakarta menetapkan dan menahan tiga...

Bupati Bogor Hadiri Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Brimob Cikeas, Hormati Jasa Pahlawan Bangsa

  Siber24jam.com, GUNUNG PUTRI – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara, Bupati Bogor Rudy...

Kabupaten Bogor Berhasil Uji Coba Digitalisasi Bantuan Sosial Jadi Lebih Akuntabel, Transparan, dan Tepat Sasaran

CIBINONG Siber24jam.com — Di Bawah kepemimpinan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berhasil...