RUMPIN, Siber24jam.com – Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, turun langsung meninjau lokasi jembatan ambruk di...
Bogor, Siber24jam.com – Antisipasi bencana alam dimusim hujan tahun 2023, DPRD Kabupaten Bogor, sudah mengalokasikan atau memasukan anggaran penanganan bencana alam dalam APBD Perubahan 2023 yang disahkan awal Oktober lalu.
“Anggaran untuk antisipasi munculnya bencana alam dipenghujung tahun 2023 yang bertepatan dengan datangnya musim penghujan kita masukan di pos anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT),” kata Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, Rabu (22/11/2023).
Rudy menjelaskan, alokasi anggaran BTT diperlukan, karena Kabupaten Bogor, termasuk daerah rawan bencana alam, ketika memasuki musim hujan. Anggaran BTT yang dimasukan di APBD Perubahan 2023 ini pemanfaatanya untuk penanganan darurat kepada korban bencana alam.
“Anggaran BTT yang kami alokasikan di APBD Perubahan 2023 bisa digunakan khusus untuk penanganan para korban dan hal-hal yang sifatnya darurat. Nah, kalau untuk rehabilitasi akan dimasukan ke pos belanja reguler di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) teknis,” ujar politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) itu.
Rudy mengungkapkan, pada musim kemarau lalu, APBD 2023 itu ada anggaran yang khusus dialokasikan untuk penanganan bencana kekeringan, anggaran untuk membantu penanganan kekeringan kemungkinannya sudah terserap.
“Sejak kekeringan melanda efek kemarau panjang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dibantu unsur pentahelix bahu membahu menyalurkan air bersih ke warga yang tinggal di wilayah terdampak,” jelas Rudy.
Disinggung nilai atau angka dari anggaran BTT kekeringan, Rudy mengatakan, pengeluarannya tercatat di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). “Pelaksana teknis di lapangan saat penanganan kekeringan ada di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD),” kata Rudy menutupi. ***
Penulis : Zarkasi
Editor : Mochamad Yusuf
Berita Lainnya
Tags: alam, anggaran, bencana, bogor, kabupaten, rudy, susmanto
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto (kiri) bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Burhanudin menunjukan dokumen Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2024 yang berisi program-program pembangunan











