Update

Jembatan Kali Ciluar di Kelurahan Nangewer – Karadenan, Kabupaten Bogor Dipehuni Bungkusan Plastik

jembatan kali ciluarPengendara sepeda motor melintas di atas Jembatan Kali Ciluar yang dipenuhi bungkusan plastik dan karung berisi sampah yang dibuang warga (foto dok siber24jam.com)

Bogor, Siber24jam.com- Jembatan Kali Ciluar yang menghubungan Jalan Roda Pembangunan, Kelurahan Nangewer, dengan Jalan SKB, Kelurahan Karadenan, Kecamatan Cibinong,  Kabupaten Bogor, kini menjadi tempat favorit bagi sebagian warga yang tak punya malu untuk tempat buang sampah.

“Ini kelakuan orang-orang yang tak memiliki adab, jembatan kan jelas bukan tempat buang sampah. Jujur saja, kami sebagai warga di sini (RW 08) Kelurahan Nangewer, Kecamatan Cibinong kesal, apalagi yang buang sampah di atas jembatan itu berasal dari luar,” kata seorang warga bernama Wawan, Jum’at (18/08/2023).

Kekesalan dan keluhan senada diutarakan para petugas pengangkut sampah dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor. Setiap dua hari sekali para petugas itu mengambil bungkusan plastik, bahkan karung ke atas bak truk sampah untuk dibawa ke TPA Galuga, di Kecamatan Cibungbulang.

“Ya, walau pun kesal dan berat, kami harus mengangkut sampah-sampah liar yang dibuang orang tak punya adab ini, sebab kalau tidak, kami (petugas DLH) dianggap tidak bekerja, padahal kan ini sesuai tugas dan fungsi hanya berkewajiban mengakut sampah dari warga yang membayar iuran bulan,” ujar petugas DLH.

Sementara itu, Lurah Nangewer Eva Vaujiyah dikonfirmasi Siber24jam.com menjelaskan, warga setempat, khususnya yang tinggal di RT 05 dan 11 sudah berupaya melakukan berbagai tindakan untuk mencegah warga dari luar buang sampah di atas jembatan Kali Ciluar.

“Pernah warga dan pengurus RT setempat begadang untuk menangkap pembuang sampah, dan itu berhasil. Nah kebanyakan yang buang sampah di atas jembatan itu warga dari luar, mereka buang sampah di jembatan saat malam hingga dini hari,” katanya.

Eva mengatakan, kelurahan pernah berniat membentuk satuan tugas (Satgas) yang tugasnya mengawasi dan memantau, bahkan menangkap pelaku pembuang sampah di jembatan, namun masalahnya, sambung Eva, kelurahan kesulitan merekrut orang-orang yang akan dimasukan di Satgas.

“Satgas itu kan sifatnya sukarela atau relawan yang tidak ada honornya. Nah itu yang sulit, kelurahan belum menemukan orang yang mau jadi relawan dengan tugas memantau kondisi jembatan Kali Ciluar,” tutup Eva. ***

 

Penulis : Zarkasi

Editor  : Mochamad Yusuf

Berita Lainnya

Tags: , , ,

Update News

Dinsos: Konsumsi Petugas dan Relawan Terpenuhi Selama Penanganan Kebakaran TPA Galuga 

Siber24jam.com, CIBUNGBULANG – Atas arahan Bupati Bogor, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Sosial terus...

Kombes Rumi Untari Ungkap Kendala Polisi Bongkar Jaringan TPPO: Calo Tutup Diri, Bukti Jadi Kunci

SENTUL, BOGOR Siber24jam.com – Pengungkapan jaringan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan penempatan pekerja migran...

Percepat Penataan Kawasan Kumuh, Pemkab Bogor Uji Kualitas Material Jalan dan Drainase

RANCABUNGUR Siber24jam.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Perumahan Dan Kawasan Permukiman (Disperkim) melaksanakan...

Pastikan Lahan Aman dari Api, Polsek Rantau Bayur Lakukan Pendinginan Dampak Karhutla

Banyuasin Siber24jam.com – Polsek Rantau Bayur melaksanakan kegiatan pendinginan lahan (land cooling) pada area yang...