RUMPIN, Siber24jam.com – Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, turun langsung meninjau lokasi jembatan ambruk di...
Bogor,Siber24jam.com- Proyek jalan akses timur Stadion Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang saat ini sedang dikerjakan, ternyata tidak masuk rencana yang ada di dalam siteplan. Sejumlah pihak, termasuk inisiator pembangunan stadion berkapasita lebih dari 30 ribu tempat duduk itu menyesalkan langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab).
Apalagi, pembangunan akses timur itu diduga bukan untuk kepentingan umum, namun kuat dugaan untuk menfasilitasi pemilik tanah yang berbatasan dengan lahan yang menjadi bagian Stadion Pakansari.
“Dalam rencana yang sudah ditetapkan dalam siteplan, jalan yang harus dibangun itu akses barat tembus hingga Jalan Raya Karadenan – Sukahati, bukan akses timur, kenapa ? karena akses timur sudah terbangun yakni Jalan Stadion Pakansari Simpang Kandang Roda,” ungkap seorang tokoh masyarakat Kabupaten Bogor, Kamis (17/08/2023).
Tokoh masyarakat tersebut menjelaskan, alasan Jalan Lingkar Stadion Pakansari itu hanya memiliki dua akses jalan yakni timur dan barat, salah satunya untuk mencegah semerawutnya lalu lintas di Jalan Lingkar Stadion Pakansari.
“Saya tak bisa membayangkan, ketika akses timur itu terbangun dan dioperasikan, arus lalu lintas pastinya akan krodit, terlebih saya mendengar, akses timur nantinya akan ada perumahan dan apartemen,” ungkapnya.
Anggota Komisi III DPRD Daen Nuhdiana membenarkan, sepengetahuannya Jalan Lingkar Stadion Pakansari itu, dalam siteplan hanya memiliki dua akses jalan, yakni akses Jalan Lingkar Stadion Pakansari – Simpang Kandang Roda dan akses barat titik nolnya dari laga satria.
“Jujur saja, saya juga sempat bingung, kok Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) membuka jalan akses timur yang tak ada dalam siteplan. Makanya, masalah ini akan kita bawa sebagai bahan untuk rapat dengan Dinas PUPR, termasuk pihak sekretariat daerah (Setda),” tegas Politisi Partai Hanura itu.
Daen berjanji, dalam rapat nanti akan meminta Dinas PUPR menjelaskan secara rinci, alasan ada pembangunan jalan akses timur. “Saya ingin tahu saja, akses timur itu untuk kepentingan siapa, umumkan atau ada pihak lain,” ungkap Daen.
Sementara itu, keterangan yang didapatkan Jurnal Bogor dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), disebutkan lahan yang digunakan untuk membangun jalan akses timur Stadion Pakansari merupakan aset milik daerah.
“Iya lahan masuk aset daerah, pemohon yang mengusulkan pembangunan jalan menyewa dari pemerintah daerah dengan harga sewa Rp 80 juta/tahun. Lama sewa mengacu pada aturan perlima tahun,” kata Kepala Bidang Aset, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pelitawan, dikonfirmasi Jurnal Bogor.***
Editor : Mochamad Yusuf
Seorang bapak mengajak dua anaknya melihat alat berat yang sedang meratakan tanah pad proyek pembangunan jalan akses timur Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor (foto dok siber24jam.com)











