Update

Tradisi Warga Kampung Adat Kasepuhan Sinar Resmi, Seren Tauh 2023 Memasuki Usia 444 Tahun

warga kampung adatKampung Adat Kasepuhan Sinar Resmi, Abah Asep Nugraha berdialog dengan Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede, pada acara seren taun ke -444 (foto sukabumikab.go.id)

Sukabumi,Siber24jam.com-Tradisi warga Kampung Adat, Kasepuhan Sinar Resmi, Desa Sinar Resmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi,  yakni seren tauh, sampai sekarang tetap lestari hingga memasuki tahun ke – 444.Tradisi yang terus dipertahankan warga Kampung Adat Kasepuhan Sinar Resmi ini, digelar Sabtu (29/07/2023) lalu.

Para pejabat tinggi di lingkup Pemerintahan Kabupaten Sukabumi hadir menyaksikan acara adat untuk merealisasikan rasa syukur kepada Yang Maha Pencipta atas segala limpahan rezeki dan hasil panen melimpah.

Ketua Kampung Adat Kasepuhan Sinar Resmi, Abah Asep Nugraha mengatakan, seren taun sudah menjadi tradisi yang dilaksanakan turun temurun. 2023 ini seren taun memasuki ke 444 tahun. Seren taun ini bukan acara biasa, namun kata Asep, merupakan refleksi rasa syukur masyarakat adat atas limpahan rezeki yang telah diberikan sang pencipta dan mengharapkan limpahan keberkahan dimasa yang akan datang.

Acara seren taun ke 444 tahun ini, sambung Abah Asep, seperti dikutip dari laman sukabumikab.go.id,  berbeda dari tahun sebelumnya, kenapa ? karena  bersatunya tiga kasepuhan adat yakni kasepuhan Cipta Mulya, Kasepuhan Sinar Resmi, dan Lasepuhan Ciptagelar yang saat ini menjadi Gelar Alam.

“Jadi momen yang paling utama dari acara seren taun 2023 ini, yakni momen untuk menyatukan persaudaraan antara Abah Sinar Resmi, Abah Cipta Mulya dan Abah Gelar Alam. Mudah mudahan dengan semakin bersatunya persaudaraan tiga kasepuhan ini, kedepan masyarakat adat akan lebih erat, dan juga harapan serta cita cita kesejahteraan masyarakat tercapai dan terus terjaga,” kata Abah Asep.

Abah Asep berharap acara seren taun di kampung kasepuhan di wilayah Jawa Barat, tetap lestari dan tak lenyap ditelah zaman, meski sekarang ini zaman dan teknologi semakin maju dan canggih. “Harapan saya pada generasi penerus, jaga dan lestarikanlah acara seren taun ini,” pinta Abah Asep.

Abah Asep pun mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada semua warga Kampung Kasepuhan Sinar Resmi, karena hingga sekarang masih memegang teguh adat, tradisi dan hukum-hukum warisan nenek moyang yang tak tertulis.

“Warga  Kasepuhan  Kampung Adat Sinar Resmi masih tetap teguh terhadap aturan tradisi yang telah diturunkan orang tua, nenek moyang terdahulu, itu harus tetap dijaga dan diwariskan kepada para penerusnya,” ungkap Abad Asep menutupi.

Sebagai informasi, seren taun di Kasepuhan Kampung Adat Sinar Resmi, Desa Sinar Resmi, Kecamatan Cisolok, kemeriahannya sudah terlihat sejak Jum’at (28/07/2023). Acara puncak seren taun ke 444 itu ditandai dengan memasukan padi ke dalam ruang penyimpanan yang disebut Leuit. Acara seren taun ini pun menarik wisatawan domestik dan mancanegara, para wisatawan itu sangat takjub dengan keteguhan warga Kasepuhan Kampung Adat Sinar Resmi yang tetap memegang teguh tradisi luhur peninggalan nenek moyang. ***

Penulis : Mochamad Yusuf

 

Berita Lainnya

Tags: , , , , , , , ,

Update News

Penguatan Layanan Kesehatan Berbasis Masyarakat: Semarak Hari Posyandu Nasional 2026 di Desa Palemraya

Ogan Ilir, Siber24jam.com – Dalam rangka memperingati Hari Posyandu Nasional Tahun 2026, Pemerintah Desa Palemraya,...

HUT PERSAJA ke-75, Kejaksaan Hadirkan Ruang Literasi untuk Tingkatkan Kualitas Jaksa

Jakarta, 28 April 2026 Siber24jam.com — Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin, secara resmi membuka...

Jaksa Agung Resmikan PERSAJA Literacy Space, Dorong Jaksa Lebih Melek Ilmu dan Berpikir Kritis

Jakarta, Siber24jam.com – 28 April 2026. Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin, secara resmi membuka...

Mahasiswa Desak Penindakan Serupa di Bogor Usai Eks Kepala BPN Bengkulu Ditahan dalam Skandal SHM Kawasan Hutan

BENGKULU, Siber24jam.com — Penahanan mantan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bengkulu Selatan berinisial SR oleh...