CIBINONG Siber24jam.com – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, terus memperkuat tata kelola perizinan sebagai langkah strategis...
Bogor,Siber24jam.com- Pengumuman bakal calon ketua Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bogor, yang seharusnya Jum’at (14/07/2023) terpaksa diundur.
Padahal pewarta olahraga yang biasa meliputi kegiatan olahraga di daerah berpenduduk 5,6 juta jiwa itu sedari Jumat sore hingga pukul 22 : 00 WIB sudah berkumpul di Sekretariat KONI Kabupaten Bogor, Jalan Lingkar Stadion Pakansari, Kecamatan Cibinong.
Di Sekretariat KONI, saat Jum’at sore hingga malam tidak ada aktivitas alias sepi. Informasi yang didapatkan Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) yang ditugasi untuk melakukan verifikasi bakal calon ketua KONI menggelar rapat di luar.
“Kalau mengacu pada jadwal yang ditetapkan dalam rapat kerja kabupaten (Rakerkab) yang dihelat Minggu (02/07/2023), Jum’at ini (kemarin-red) seharunya Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) sudah mengumumkan siapa saja bakal calon yang mendaftar dan lolos verifikasi administrasi,” kata seorang pewarta, kepada Siber24jam.com.
Ketua TPP Fitri Putra Nugraha, dikonfirmasi Sabtu (15/07/2023) membenarkan, pengumuman bakal calon ketua KONI diundur dari Jum’at ke Senin (17/07/2023). Pengunduran ini dikarenakan, rapat pleno TPP berakhir pukul 21 : 00 WIB.
Namun demikian, kata pria yang akrab disapa Nungki itu, semua keputusan yang menjadi hasil rapat sudah dilaporkan kepada Plt Ketua KONI dan Steering Committee Musyawarah Olahraga Kabupaten (SC Musorkab) .
“Laporan yang akan kami sampaikan itu berikut dokumen dari bakal calon atau kandidat. Nah, berhubung rapat pleno berakhir Jum’at malam, dan mengingat Sabtu dan Minggu hari libur, Plt Ketua KONI dan SC Mosorkab, meminta kepada kami melaporkan hasil rapat pleno Senin mendatang (17/07/2023),” jelas Nungki.
Sementara itu, Anggota TPP Muhammad Khaerul, menambahkan, pengunduran pengumuman bakal calon atau kandidat ketua KONI dari Jum’at ke Senin, semata-mata hanya masalah teknis saja. “Senin (17/07/2023) sudah final nama bakal calon atau kandidat diumumkan, kira-kira pengumumanya setelah dzuhur oleh Plt Ketua Koni, Pak Dedi Budi Sumardi,” katanya.
Kendala teknis yang dimaksud, kata Khaerul, terkait surat dukungan dari cabang olahraga untuk masing-masing kandidat, di mana ada beberapa dukungan dari cabang olahraga yang perlu diklarifikasi dan itu sudah disampaikan kepada masing-masing kandidat. “Intinya TPP bekerja sesuai dengan amanah yang ditetapkan dalam Rakerkab,” tutup Khaerul.
Sebagai informasi, TPP sudah menerima dua berkas pendaftaran bakal calon kiattua KONI, pertama Dedi Achmad Bachtiar (DB) dan Rike Iskandar alias Akew. Pendaftar pertama Dedi A. Bachtiar merupakan sosok mantan birokrat yang berkarir di lingkup Pemerintahan Kabupaten Bogor. Jabatan terakhirnya sebagai kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP). Sementara latar belakang Rike Iskandar, merupakan seorang wirausawan muda, setelah sebelumnya sempat berkarir di Pemerintahan Kabupaten Bogor. ***
Bakal calon ketua Komite Olahraga Nasional (KONI) Kabupaten Bogor, Rike Iskandar (paling kanan) bersama Plt Ketua KONI Kabupaten Bogor (dua dari kanan) saat membuka Dedi Budi Sumardi, ketika membuka rapat kerja kabupaten (Rakerkab) Minggu (02/07/2023) lalu di Aula Serba Guna Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Bogor (foto istimewa











