CIBINONG Siber24jam.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus mematangkan persiapan dua agenda besar, yakni rangkaian...
Sukabumi, Siber24jam.com- Bulan Juni lalu inflasi Kabupaten Sukabumi, pada Juni 2023 ini masih terkendali, berdasarkan data persentasenya diangka 4,53 persen.
Pernyataan terkendali inflasi di daerah yang memiliki 47 kecamatan itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Ade Suryaman, usai mengikuti rapat koordinasi penanganan inflasi nasional secara virtual bersama Sekretaris Kementerian Dalam Negeri Suhajat Diantoro, Senin (26/06/2023).
“Inflasi di kita (Kabupaten Sukabumi) masih stabil lah, jauh dibandingkan kota/kabupaten lainnya,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Ade Suryaman, seperti dikutip dari laman sukabumikab.go.id.
Suhajar Diantor, dalam papaparnya mengungkapkan, tingkat inflasi secara nasional dikisaran 4 persen, sementara untuk wilayah provinsi rata-rata 4,32 persen.
“Indonesia berada diperingkat 130 dari 186 negara di dunia, artinya Indonesia masih cukup stabil, harga pangan terjangkau serta produksi masih berjalan baik,” ujar Suhajar.
Menurut Suhajar, tingkat inflasi yang terkendali secara nasional ini, buah dari kerja keras bersama. “Selama ini harga-harga cukup stabil dipasaran, meski ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, yaitu telur ayam ras, daging ayam ras, bawang merah, bawang putih, dan cabai,” ungkapnya.
Sekretaris Daerah Ade Suryaman menegaskan, selama ini jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) selalu rutin mengecek harga-harga kebutuhan pokok di pasar-pasar tradisional.
“Momentum Idul Adha ini berpotensi memberikan dampak kenaikan harga seperti ayam ras, telur, bawang merah, bawang putih, dan cabai akan tetapi untuk stok secara keseluruhan termasuk hewan kurban masih aman,” kata Ade menutupi. ***
Editor : Mochamad Yusuf
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, berdialog dengan pedagang pasar untuk menanyakan harga-harga bahan kebutuhan pokok (foto dok sukabumikab.go.id)











