Update

Masuk Tahun Politik, Ini Pesan Aleg PDI Perjuangan Diah Pitaloka pada Pendukungnya

masuk tahun politikAnggota DPR/MPR - RI asal Fraksi PDI Perjuangan Diah Pitaloka, saat sosialisasi empat pilar pada masyarakat Kota Bogor (foto dok pribadi)

Bogor, Siber24jam.com- Masuk tahun politik, anggota legislatif PDI Perjuangan yang kini menjadi Wakil Ketua Komisi VIII Diah Pitaloka, menintipkan pesan khusus kepada pendukung atau konsituennya.

Pesan khusus yang disampaikan anggota DPR/MPR – RI dari daerah pemilihan Kota Bogor dan Kabupaten Cianjur itu, agar semua pendukung serta masyarakat luas yang berbeda pilihan politik tetap menjaga persatuan dan kebersamaan sebagai sesama anak bangsa.

“Saya berpesan memasuki tahun politik ini semua elemen anak bangsa, khusus kepada konsituen saya pribadi di wilayah Kota Bogor dan Kabupaten Cianjur, agar tetap menjaga persatuan jangan mudah dan mau dipecah belah,” kata  Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PDIP, Diah Pitaloka,  dalam keterangan tertulisnya, Kamis (04/05/2023).

Menurut Diah, menjelang Pemilu rakyat begitu semangat menyambut tahun demokrasi, kemudian kesadaran politik cukup tinggi, dan dirinya selaku anggota DPR RI memiliki kewajiban untuk mensosialisasikan empat pilar MPR RI yaitu Pancasila, UUD NRI 19945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

Di Pancasila, sebut Diah, ada 5 butir yang harus dipahami yaitu Ketuhanan yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan, Keadilan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

“Inikan menjelang Pemilu, pertama rakyat ini punya semangat dan kesadaran politik cukup tinggi. Nah inilah butir pancasila ke 4 yakni kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan. Rakyat yang dipimpin kesadaran pemahaman dan semangat berpolitik, dan perlu kita pahami inilah kunci dari Demokrasi Indonesia dari kedaulatan rakyat,” ujar Diah.

Diah memaparkan, kedaulatan itu tidak mungkin kuat tanpa ada persatuan dan proses Pemilu adalah bagaimana mengedepankan kepentingan rakyat melalui sebuah lembaga permusyawaratan yang dibangun dari kedaulatan rakyat itu sendiri, karena nantinya melahirkan perwakilan-perwakilan rakyat. Termasuk juga pemilihan presiden yang semua itu tidak akan berjalan baik tanpa adanya semangat persatuan.

“Jadi semangat persatuanlah yang harus menjadi bingkai dalam pertarungan elektoral karena nanti siapapun yang terpilih akan mengedepankan kepentingan rakyat, tidak ada yang bergerak sendiri-sendiri, toh esensi Demokrasi di Indonesia ini adalah Demokrasi permusyawaratan. Semuanya melalui proses musyawarah,” tegasnya.

Dian mengaku, selama dirinya turun ke masyarakat ia melihat khususnya di Kota Bogor dan Cianjur yang merupakan daerah pemilihannya telah memiliki rasa. tetapi tidak semua memiliki artikulasi, dan dirinya selaku perwakilan rakyat harus bisa mengartikulasikan dari rasa itu sendiri.

“Rakyat ini sekarang memiliki calon-calon yang akan diperjuangkan dan ini semangat yang bagus. Saya rasa warga Bogor untuk dorongan politiknya cukup tinggi dan juga melek media, tren politiknya bagus, engga apatis, tinggal menunggu parpol calon mana yang akan maju termasuk calon presiden maupun wakil presidennya. Sudah ada diskusi politik yang dilakukan oleh rakyat,” paparnya.

Diah pun menanggapi pemilu-pemilu sebelumnya dimana terjadi perpecahan di masyarakat, dan menurut Diah, hal ini menjadi pembelajaran bagi semua. Meski begitu, kontradiktif di Pemilu yang terjadi pada 2019 lalu tetapi ketika dalam pemerintahan semuanya berkolaborasi dan rakyat juga melihat.

“Saya rasa proses itu yang menjadi pembelajaran yang cukup baik bagi rakyat Indonesia bahwa ini pertarungan elektoral, bukan pertentangan politik. Setelah itu kan kita bicara kepentingan bersama lagi, bersatu lagi. Selain itu, peran dari tokoh masyarakat sangat dibutuhkan karena rakyat Indonesia pada umumnya melihat siapa yang menjadi panutannnya. Nah disitu perannya dibutuhkan untuk kembali bersatu dan bersama,” kata Diah menutupi. ***

 

Penulis : Mochamad Yusuf

Berita Lainnya

Tags: ,

Update News

Bupati Bogor Rudy Susmanto Lepas Jamaah Haji Kloter 21 Perdana dari Masjid Raya Nurul Wathon

Cibinong, Siber24jam.com– Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama Forkopimda dan Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor secara resmi...

Tragedi Inovator di Pusaran Kekuasaan: Menggugat State-Crime terhadap Nadiem Makarim

Jakarta, Siber24jam.com – Sejarah politik Indonesia sering kali memperlihatkan pola yang repetitif: individu yang datang...

Sinergi Pejuang Kedaulatan: Membedah Pertemuan Wilson Lalengke dengan Forum Kader Bela Negara

Jakarta, Siber24jam.com – Di tengah hiruk-pikuk dinamika global yang kian tak menentu, sebuah momentum sakral...

PLN Bergerak Cepat Tangani Gangguan Listrik di Perumahan Felicity, Warga Apresiasi Respons ULP Semarang Timur

Semarang, Siber24jam.com – Warga Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, khususnya di kawasan Perumahan Felicity,...