Babakan Madang Siber24jam.com — Rudy Susmanto bersama Kapolres Bogor meninjau langsung jalur yang akan dilalui dalam...
Bogor,Siber24jam.com- Sepeda elektrik BEAM Rover kin popular di Kota Bogor, bahkan sejak tiga bulan diluncurkan, peminat sepeda elektrik ini sudah mencapai 60 ribu pendaftar yang tercatat dalam aplikasi. Layanan moda transportasi mikro ramah lingkungan itu sekarang sangat popular di Kota Bogor.
“Kami telah melakukan survei dengan melibatkan perusahaan riset independen, hasilnya sangat luar biasa, dimana 96 persen pengguna BEAM bersedia untuk merekomendasikan layanan kami kepada orang lain. Bahkan, 99 pengguna setuju dengan keputusan Wali Kota Bogor menghadirkan layanan Beam di Bogor,” kata Country Representative BEAM Indonesia Ady Muzaki, Selasa (03/01/2023).
Sementara itu, untuk mendisiplinkan pengguna agar tidak parkir di sembarang tempat atau bukan di lokasi yang ditentukan, BEAM kata Ady, mulai pekan ini akan menerapkan aturan baru berupa denda maksimal sebesar Rp 150 ribu.
Pengguna juga sambung Ady, tak boleh meninggalkan armada di luar lokasi parkir yang ditentukan. “Kalau ada pengguna yang terus menerus melakukan pelanggaran, BEAM dengan sangat terpaksa akan melarang atau tidak memperbolehkan lagi si pelanggar menggunakan armada BEAM,” tegasnya.
Ady mengajak masyarakat Kota Bogor, aktif melaporkan pelanggaran tersebut dengan memindai QR code yang tertera pada armada. Setelah melakukan pemindaian, tim Rapid Response Rangers akan segera datang untuk memindahkan armada tersebut ke lokasi parkir yang benar.
“Aturan ini mungkin terasa berbeda bagi para pengguna BEAM yang telah terbiasa meninggalkan kendaraan di sembarang tempat. Tapi, aturan ini sangatlah masuk akal, sama dengan ketika kita sewa mobil, tentunya mobil akan dikembalikan kepada pemiliknya atau tidak ditinggalkan di sembarang tempat. Inilah yang mendorong kami untuk menerapkan aturan baru,”jelasnya.
Ady mengatakan, BEAM hadir di Kota Bogor untuk membantu program pemerintah mengurangi emisi karbon dan polusi udara. Sebagai satu-satunya perusahaan yang menerima Climate Neutral Certificate di Asia Pasifik, sambung Ady, setiap penggunaan armada BEAM dapat mengurangi emisi karbon dan polusi dibandingkan dengan penggunaan mobil atau sepeda motor berbahan bakar fosil.
“Dalam survei kami, sebanyak 65 persen esponden pemilik mobil mengatakan akan menggunakan mobil pribadi bila layanan BEAM tidak tersedia. Begitupun pengguna BEAM yang memiliki sepeda motor sebanyak 67 persen tidak menggunakan sepeda motor responden pemilik motor. Fakta ini menunjukkan BEAM mendukung Kota Bogor menjadi lebih hijau ketika lebih banyak masyarakat menggunakan armada BEAM,” ujarnya.
Ady mengungkapkan, BEAM hadir di Kota Bogor, turut membantu menggerakkan perekonomian, kenapa ? karena Armada yang disediakan Beam memudahkan masyarakat maupun wisatawan untuk berkeliling Kota Bogor, dan lebih leluasa untuk singgah dan membeli makanan atau minuman dari pelaku UKM setempat.
“Hasil survei kami sebanyak 33 persen responden menggunakan BEAM untuk membeli makanan dan minuman di toko lokal maupun pelaku UKM setempat. Ada 27 persen responden yang menggunakan BEAM untuk mengunjungi tempat wisata dan 20 persen untuk berkeliling kota,” kata Ady menutupi. ***
Editor : Mochamad Yusuf
Anggota Rapid Response Rangers (kanan) menjelaskan aturan penggunaan sepeda elektrik BEAM Rover kepada pengguna di Kota Bogor (foto dok BEAM Rover Indonesia)











