BOGOR, Siber24jam.com – Peristiwa tak biasa terjadi pada Sabtu malam Minggu, 19 April 2026, di...
Siber24jam.com – Tradisi adat Lampung hingga kini masih dipegang teguh oleh masyarakat, seperti yang terlihat dalam pesta adat yang baru-baru ini digelar di Pekondoh, Kecamatan Cukuh Balak, Kabupaten Tanggamus.
Acara yang berlangsung selama tujuh hari ini merupakan bagian dari pernikahan Kekhadinan Tagama Kedaloman Lampung. Setiap tahap upacara adat dijalankan sesuai tradisi, mulai dari pembangunan kubu, pembuatan lepot, menamukan kelama, hingga puncaknya pada siang hari dengan acara Pangan Bebai, serta malam harinya dengan Pangan Bakas.
Pesta tersebut diselenggarakan secara meriah dan menyita perhatian media lokal. Di balik suksesnya acara, terdapat peran penting dari sosok perempuan adat yang disebut Nabbay.
Siapa Itu Nabbay?
Nabbay adalah perempuan yang telah menikah dan secara adat telah bergabung ke dalam struktur adat suku atau kerajaan suaminya. Dalam setiap pesta adat, kehadiran dan peran Nabbay sangat dibutuhkan, terutama dalam memastikan segala aspek acara berjalan lancar dan tertib.
Peran mereka mencakup berbagai hal teknis yang krusial, mulai dari menjaga kebersihan area acara, merapikan sandal dan sepatu tamu, hingga memastikan tidak ada sampah berserakan seusai kegiatan. Seperti diungkapkan oleh Hapazoh, salah satu Nabbay yang terlibat dalam acara:
“Saya dan saudari kembar saya, Baroroh — adik dari Muhtasor yang menyelenggarakan pesta — sejak usai salat subuh bersama anak-anak kami yang juga sudah berkeluarga, sudah bersiap. Kami memastikan semua alat tersedia dan acara berjalan sesuai rencana. Walau lelah, kami harus siap karena jika ada yang tidak beres, kami bisa dikenai sanksi adat dan dianggap lalai.”
Tanggung Jawab Selama Tujuh Hari Tujuh Malam
Di tempat yang sama, Zenab, Nabbay bungsu sekaligus adik dari Muhtasor, juga mengungkapkan keseriusannya menjalankan peran tersebut selama tujuh hari penuh:
“Dari hari pertama hingga selesai, saya bertanggung jawab atas kelancaran acara. Jika ada yang kurang, saya yang mencukupinya. Kalau ada jenang yang ditinggal, saya yang ambil alih. Mulai dari tempat menginap besan hingga makanan semua harus tersedia. Meski capek, alhamdulillah acara ini bisa kami lalui dengan sukses.”
Dengan paras cantik namun terlihat lelah, Zenab menutup dengan senyum bangga atas terselenggaranya pesta adat yang sukses dan khidmat.
Reporter:Zarkasi











