Update

Cegah PKM Meluas, Pemkab Bogor Gercep Bentuk Satgas

Bogor, Siber24Jam.com– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, bergerak cepat alias Gercep mengantisipasi meluasnya penyakit kuku dan mulut (PMK) yang menyerang hewan ternak, khususnya sapi.

Gercep yang dilakukan pengambil kebijakan di Kabupaten Bogor itu, satu diantaranya dengan mendirikan Posko satuan tugas (Satgas) dan optimalisasi Posko PMK yang tersebar di tujuh titik.

“Pembentukan Satgas untuk memperkuat Posko yang sudah didirikan di tujuh lokasi. Ini, ikhtiar kita bersama agar PMK tak semakin meluas penyebarannya,”kata Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bogor, Iwan Setiawan, ditemui usai memimpin rapat penanganan PMK, Senin (20/06/2022).

Sebagai informasi, Posko PMK itu tersebar di lokasi-lokasi rawan PMK, seperti di Cibinong, Bojonggede, Kemang, Ciseeng, Parung, Gunungsindur yang masuk Posko I.

Posko 2 Babakan Madang, Citeureup, Sukaraja, Megamendung, Ciawi, Cisarua.  Posko 3 Jonggol, Cariu, Tanjungsari, Sukamakmur, Klapanunggal, Cileungsi.

Posko 4 Ciomas, Dramaga, Tamansari, Cijeruk, Cigombong, Caringin. Posko 5 Pamijahan, Cibungbulang, Rancabungur, Ciampea, Tenjolaya, Leuwiliang, Leuwisadeng.

Posko 6 Cigudeg, Rumpin, Parung Panjang, Tenjo, Jasinga, Sukajaya, Nanggung, serta Posko 7 ada di Dinas Perikanan dan Peternakan.

“Sebelumnya kita sudah membentuk Satgas PMK tapi baru tingkat dinas, karena kejadiannya sudah luar biasa, maka Satgas PMK ini akan kami bentuk berskala besar lintas sektoral,”ujar Iwan.

Sebagai pembuna Satgas, Iwan menyebut dirinya,  sementara sekretaris daerah (Sekda) sebagai penanggungjawab, dan Dinas Perikanan Peternakan, sebagai penanggungjawab harian. “Ini kita lakukan agar semua bergerak cepat menangani PMK ini,” ungkap Plt. Bupati Bogor.

Terkait anggaran, Iwan menegaskan, dirinya  akan mendorong bantuan operasional Satgas PMK Kabupaten Bogor melalui permohonan Bantuan Biaya Tak Terduga (BTT).

“Untuk dukungan bantuan biaya operasionalnya sudah kami minta ke Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PKAD),  untuk BTT akan dikucurkan mungkin minggu depan untuk bantuan obat bagi seluruh peternak yang terdampak, dengan mendistribusikan 5 ribu vaksin dari Jerman,” jelasnya menutupi. ***

 

Sumber : Diskominfo

Editor : Mochamad Yusuf

Berita Lainnya

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Update News

Tertibkan Bangli, Pemkab Bogor: Wujudkan Kawasan Tertib dan Aman di Ciseeng

Siber24jam.com, CISEENG – Atas arahan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Satuan...

Ketahuan Main Curang! Bos Perusahaan, Sucofindo, Sama Bea Cukai Kompak Diduga Ngakalin Ekspor, Kejagung Bilang: Udah Kelar Mainnya!

JAKARTA Siber24jam.com – Tim Penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) menetapkan...

Waduh Bang! Kejati DK Jakarta Sikat Lagi, Bos Perusahaan Segambreng Ikutan Kena!

Siber24jam.com,  JAKARTA – Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus (DK) Jakarta kembali menetapkan satu tersangka baru dalam...

Gunung Timah Aon Disikat! Kejagung Sita Lebih dari 104 Ton untuk Bayar Uang Pengganti Korupsi

Gunung Timah Aon Disikat! Kejagung Sita Lebih dari 104 Ton untuk Bayar Uang Pengganti Korupsi...