Update

RSO PTK dan PMTC Gelar Pelatihan IMO Course 3.21, Bekali Perwira Pertamina Tingkatkan Keamanan Pelabuhan

Jakarta, Siber24jam.com – 9 Juli 2025 Dalam rangka memperkuat implementasi International Ship and Port Facility Security (ISPS) Code di lingkungan fasilitas pelabuhan, Recognized Security Organization (RSO) PT Pertamina Trans Kontinental bekerja sama dengan PT Pertamina Maritime Training Center (PMTC) menyelenggarakan Pelatihan IMO Model Course 3.21 – Port Facility Security Officer (PFSO). Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, dari Senin hingga Rabu, 7–9 Juli 2025, bertempat di Hotel Patra Jakarta.

Sebanyak 23 Perwira Pertamina yang bertugas di berbagai Fasilitas Pelabuhan (Faspel) Pertamina di seluruh Indonesia mengikuti pelatihan ini. Para peserta merupakan personel kunci dalam pengawasan dan manajemen keamanan pelabuhan, yang kini dituntut untuk memiliki kompetensi sesuai dengan standar internasional ISPS Code.

Dalam sambutannya, Koordinator RSO PTK Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam menjaga keamanan fasilitas pelabuhan milik Pertamina.

“Kami menaruh perhatian lebih terhadap peningkatan kapasitas SDM keamanan pelabuhan melalui pelatihan bertaraf internasional, agar setiap fasilitas pelabuhan Pertamina mampu memenuhi standar global dalam sistem pengamanan,” ujarnya.

Pelatihan ini menghadirkan tiga narasumber berpengalaman di bidang keamanan maritim: Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa, Capt. Ekky Saputra, dan Capt. Ramses Butarbutar. Materi yang disampaikan mencakup pemahaman peran dan tanggung jawab seorang PFSO, teknik penilaian risiko keamanan pelabuhan, penyusunan Port Facility Security Plan (PFSP), serta identifikasi dan penanganan ancaman keamanan secara strategis dan tepat sasaran.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap seluruh Faspel Pertamina mampu menjalankan operasional yang lebih aman, efisien, dan sesuai dengan ketentuan ISPS Code,” ujar Capt. Ekky Saputra dalam sesi pelatihan hari kedua.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah nyata RSO PTK dalam menciptakan budaya keamanan maritim yang proaktif dan adaptif terhadap tantangan global di sektor pelabuhan dan logistik energi.

“Pelatihan ini merupakan bentuk kontribusi nyata kami dalam memastikan keamanan distribusi energi nasional tetap terjaga melalui kesiapan personel yang andal dan bersertifikasi internasional,” tambah Capt. Ramses Butarbutar.

Dengan terselenggaranya IMO Course 3.21 ini, diharapkan seluruh peserta mampu mengimplementasikan hasil pelatihan di fasilitas masing-masing dan menjadi penggerak utama dalam menjaga keamanan pelabuhan, sejalan dengan komitmen Pertamina terhadap keselamatan dan ketahanan energi nasional.

Editor:
Aliwardana

Berita Lainnya

Tags: ,

Update News

Bupati Rudy Susmanto Tekankan Perizinan Terintegrasi demi Pembangunan Berkelanjutan di Bogor

CIBINONG Siber24jam.com – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, terus memperkuat tata kelola perizinan sebagai langkah strategis...

Rudy Susmanto Tegaskan Komitmen Pelayanan Haji, Fasilitas Terpadu Segera Hadir

CIBINONG Siber24jam.com – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan bagi...

Kuasa Hukum PT Panca Tetrasa Tegaskan Somasi Tak Berdasar, Ungkap Dugaan Pelanggaran Direksi

Bogor, Siber24jam.com — Polemik internal di tubuh PT Panca Tetrasa kian memanas setelah adanya somasi...

Rudy Susmanto Tertibkan PKL Pasar Parung, Kawasan Disulap Lebih Rapi dan Nyaman

PARUNG, Siber24jam.com – Di bawah kepemimpinan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus...