Update

Kasau Disematkan Brevet Kehormatan Albara Wujud Penghormatan atas Dukungan bagi Satbravo 90 Kopasgat

BOGOR, Siber24jam.com – Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., resmi menerima brevet kehormatan Albara dari Komandan Komando Pasukan Gerak Cepat (Dankopasgat) Marsma TNI Deny Muis, S.E., M.M. Penyematan ini berlangsung di markas Satuan Bravo 90 Kopasgat, Bogor, pada Jumat (7/2/2025).

Pemberian brevet ini merupakan bentuk penghormatan atas dedikasi dan dukungan Kasau dalam pengembangan serta peningkatan kapabilitas satuan elite Bravo 90 Kopasgat dalam menjalankan misi operasi khusus.

Sebelum prosesi penyematan, Kasau turut berpartisipasi dalam latihan serbuan Tactical Training Operation (TTO) yang didampingi langsung oleh Dankopasgat Marsma TNI Deny Muis dan Komandan Satuan Bravo 90 Kopasgat Kolonel Pas Ruly Arifian, S.E., M.Han. Dalam latihan tersebut, Kasau merasakan pengalaman langsung dalam simulasi pertempuran jarak dekat, salah satu keahlian utama Satbravo 90 Kopasgat.

Satuan Bravo 90 Kopasgat adalah unit khusus TNI AU yang memiliki kemampuan strategis dalam operasi anti-teror, pertempuran jarak dekat, serta infiltrasi udara di berbagai kondisi medan. Keberadaan satuan ini menjadi ujung tombak dalam misi-misi operasi khusus yang menuntut kecepatan, ketepatan, dan keberanian tinggi.

Kasau menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya. Ia menegaskan bahwa brevet ini bukan sekadar simbol, melainkan amanah untuk terus menjaga profesionalisme dan memperkuat sinergi antar-satuan dalam menghadapi tantangan pertahanan negara yang semakin kompleks.

“Brevet ini adalah bentuk kepercayaan dan tanggung jawab untuk terus meningkatkan kerja sama serta kesiapan dalam menghadapi berbagai ancaman,” ujar Kasau.

Penyematan brevet kehormatan ini menegaskan komitmen TNI AU dalam memperkuat satuan-satuan elite guna menjaga kedaulatan dan keamanan nasional.

Berita Lainnya

Update News

Penyederhanaan Perizinan Berusaha: Antara Regulasi dan Tantangan Implementasi di Lapangan

Siber24jam.com Hari ini, 1 Oktober, bertepatan dengan peringatan Hari Kesaktian Pancasila, sebuah momentum nasional yang...

Hadir di Acara Pengukuhan PWI Jabar, KDM Tekankan Pentingnya Pers yang Independen dan Edukatif

Bandung – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengingatkan insan pers agar tetap menjadi penjaga kebenaran...

Jelang HUT ke-81 TNI, Rudy Susmanto Bersama Forkopimda Ziarah ke TMP Pondok Rajeg

CIBINONG Siber24jam.com – Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten...

KPK Telusuri Aliran Dana BJB, Aspri Ridwan Kamil Diduga Jadi Titik Penting Aspri Ridwan Kamil Diperiksa, KPK Dalami Jejak Dana Iklan BJB KPK Telusuri Aliran Dana BJB, Aspri Ridwan Kamil Diduga Jadi Titik Penting JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan korupsi pengadaan iklan Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB). Salah satu yang menjadi perhatian penyidik adalah keterangan Randy Kusumaatmadja, mantan asisten pribadi Gubernur Jawa Barat periode 2018–2023, Ridwan Kamil. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, Randy diperiksa untuk mengurai keluar-masuk serta pengelolaan uang yang berkaitan dengan perkara tersebut. “Penyidik berkeyakinan bahwa saksi-saksi yang dilakukan pemanggilan, termasuk asisten pribadi dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, ini diduga mengetahui terkait dengan keluar masuknya uang, termasuk juga pengelolaan uang,” kata Budi, Jumat (2/10/2026). KPK tengah menelusuri pengadaan iklan Bank BJB yang nilainya sekitar Rp400 miliar. Dari jumlah tersebut, penyidik menduga hanya sekitar 50 persen yang digunakan untuk pengadaan iklan, sedangkan sisanya diduga masuk ke dana nonbudgeter dan mengalir kepada sejumlah pihak. Menurut Budi, posisi Randy penting untuk membantu penyidik mengurai asal uang, penggunaannya, pihak yang memberikan perintah, hingga ke mana dana tersebut mengalir. “Bisa jadi menjadi hub ya, placement uang masuk, kemudian peruntukan dari uang itu, nah kemudian dari siapa ini alur perintahnya, kemudian alirannya kepada siapa saja, ini semuanya didalami,” ujarnya. KPK juga mendalami aktivitas Ridwan Kamil ketika menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat, termasuk penggunaan anggaran dan dugaan keberadaan dana taktis di luar anggaran APBD. Selain itu, penyidik sebelumnya telah menelusuri aktivitas penukaran mata uang asing yang dilakukan Ridwan Kamil pada periode 2021–2024 dengan nilai miliaran rupiah. KPK menyatakan masih mendalami sumber pembiayaan, tujuan transaksi, serta aktivitas yang berkaitan dengan perkara tersebut. KPK juga sedang menghitung potensi kerugian keuangan negara dalam klaster pertama perkara, yakni dugaan penyimpangan dan pengondisian pengadaan iklan Bank BJB, dengan berkoordinasi bersama auditor negara. Seluruh informasi tersebut masih berada dalam tahap penyidikan KPK. Status dan keterlibatan masing-masing pihak akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan serta alat bukti yang diperoleh.

JAKARTA, Siber24jam.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan korupsi pengadaan iklan Bank Pembangunan...