Update

Satgas Yonif 122/TS, Berikan Bantuan Kepada Masyarakat Binaan Dari Awal Hingga Akhir Penugasan

Kabupaten Keerom, Siber24jam.com – Personel Satgas Yonif 122/TS Pos KM 76 melaksanakan kegiatan anjansana ke Kampung warga untuk mempererat tali silaturahmi di Kampung Uskuar, Distrik Mannem, Kabupaten Keerom, Papua, (06-09-2024).

 

Serda Beny Sitorus bersama 10 orang personil memimpin langsung kegiatan anjangsana dengan mendatangi warga yang berada di Kampung Uskuar, kegiatan komsos ini kami lakukan selain bertujuan untuk membangun tali silahturahmi dan mempererat hubungan personel satgas Yonif 122/TS dengan warga di Kampung Uskuar.

 

Berbagai upaya terus dilakukan untuk menjaga stabilitas dan keamanan di wilayah perbatasan Papua, salah satunya dilakukan dengan melaksanakan kegiatan komsos, Hal itu dilakukan untuk membangun komunikasi yang baik dan mempererat tali silaturahmi antara Pos KM 76 dengan masyarakat Kampung Uskuar dan mengetahui keamanan di kampung.

Bapak Yuliamus merasa senang atas kedatangan personel satgas ke Kampung Kibay dan mengucapkan rasa terima kasih atas pedulinya Satgas Yonif 122 /TS yg dilakukan oleh personil Pos Km 76.

 

Seperti penekanan Dansatgas Letkol Inf Diki Apriyadi, S,Hub.Int. agar seluruh prajurit melaksanakan kegiatan positif yang bersifat membangun, mengabdi, dan mengayomi masyarakat yang ada di sekitar wilayah tiap pos, Kemanunggalan TNI dan Rakyat adalah kekuatan utama dari kerajaan semesta yang dianut di Negara Kesatuan Republik Indonesia, melalui kegiatan teritorial dan diharapkan mampu menciptakan situasi dan kondisi daerah operasi satgas yang kondusif demi tercapainya tujuan satgas pamtas Yonif 122/TS.

 

“Saya senang, bapak – bapak datang melihat kami disini, saya bahagia sekali bapak TNI sudah memperhatikan kami disini dan membantu kesulitan kami, dan dengan warga disini juga, saya mengucapkan banyak rasa terima kasih kepada bapak TNI yang ada di Pos Km 76 karena selalu peduli dengan masyarakat Kampung Uskuar”, ucap Bapak Yuliamus.

Berita Lainnya

Update News

Hadir di Acara Pengukuhan PWI Jabar, KDM Tekankan Pentingnya Pers yang Independen dan Edukatif

Bandung – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengingatkan insan pers agar tetap menjadi penjaga kebenaran...

Jelang HUT ke-81 TNI, Rudy Susmanto Bersama Forkopimda Ziarah ke TMP Pondok Rajeg

CIBINONG Siber24jam.com – Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten...

KPK Telusuri Aliran Dana BJB, Aspri Ridwan Kamil Diduga Jadi Titik Penting Aspri Ridwan Kamil Diperiksa, KPK Dalami Jejak Dana Iklan BJB KPK Telusuri Aliran Dana BJB, Aspri Ridwan Kamil Diduga Jadi Titik Penting JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan korupsi pengadaan iklan Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB). Salah satu yang menjadi perhatian penyidik adalah keterangan Randy Kusumaatmadja, mantan asisten pribadi Gubernur Jawa Barat periode 2018–2023, Ridwan Kamil. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, Randy diperiksa untuk mengurai keluar-masuk serta pengelolaan uang yang berkaitan dengan perkara tersebut. “Penyidik berkeyakinan bahwa saksi-saksi yang dilakukan pemanggilan, termasuk asisten pribadi dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, ini diduga mengetahui terkait dengan keluar masuknya uang, termasuk juga pengelolaan uang,” kata Budi, Jumat (2/10/2026). KPK tengah menelusuri pengadaan iklan Bank BJB yang nilainya sekitar Rp400 miliar. Dari jumlah tersebut, penyidik menduga hanya sekitar 50 persen yang digunakan untuk pengadaan iklan, sedangkan sisanya diduga masuk ke dana nonbudgeter dan mengalir kepada sejumlah pihak. Menurut Budi, posisi Randy penting untuk membantu penyidik mengurai asal uang, penggunaannya, pihak yang memberikan perintah, hingga ke mana dana tersebut mengalir. “Bisa jadi menjadi hub ya, placement uang masuk, kemudian peruntukan dari uang itu, nah kemudian dari siapa ini alur perintahnya, kemudian alirannya kepada siapa saja, ini semuanya didalami,” ujarnya. KPK juga mendalami aktivitas Ridwan Kamil ketika menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat, termasuk penggunaan anggaran dan dugaan keberadaan dana taktis di luar anggaran APBD. Selain itu, penyidik sebelumnya telah menelusuri aktivitas penukaran mata uang asing yang dilakukan Ridwan Kamil pada periode 2021–2024 dengan nilai miliaran rupiah. KPK menyatakan masih mendalami sumber pembiayaan, tujuan transaksi, serta aktivitas yang berkaitan dengan perkara tersebut. KPK juga sedang menghitung potensi kerugian keuangan negara dalam klaster pertama perkara, yakni dugaan penyimpangan dan pengondisian pengadaan iklan Bank BJB, dengan berkoordinasi bersama auditor negara. Seluruh informasi tersebut masih berada dalam tahap penyidikan KPK. Status dan keterlibatan masing-masing pihak akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan serta alat bukti yang diperoleh.

JAKARTA, Siber24jam.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan korupsi pengadaan iklan Bank Pembangunan...

Nobar Indonesia-Bangladesh Digelar Rudy Susmanto, UMKM Kebagian Berkah

CIBINONG Siber24jam.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor kembali menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan Indonesia kontra...