CIBINONG, Siber24jam.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mulai memperkuat...
CIBINONG, Siber24jam.com – Puskesmas Cijayanti di Kecamatan Babakan Madang berkomitmen untuk memberantas penyakit Tuberkulosis (TB) melalui program inovatif “Bersatu Memberantas Tuberkulosis Sampai Sembuh” (TEBASS). Inisiatif ini diresmikan sebagai tanggapan terhadap tingginya kasus TB di wilayah tersebut.
Kepala Puskesmas Cijayanti, Fitria Istina Dewi, menyatakan bahwa program TEBASS merupakan upaya bersama untuk mengatasi TB secara tuntas. “Kami berkomitmen untuk mengurangi angka kesakitan dan kematian akibat TB dengan memfokuskan pada penemuan kasus dini dan peningkatan cakupan pengobatan. TEBASS juga memfokuskan pada edukasi masyarakat tentang gejala TB dan pentingnya deteksi dini,” ungkap Fitria.

Program TEBASS melibatkan tenaga kesehatan Puskesmas Cijayanti, kader TB, perangkat desa, dan Pengawas Minum Obat (PMO) untuk memaksimalkan efektivitasnya melalui sosialisasi dan penyuluhan secara intensif. “Program ini tidak hanya mencakup penyuluhan melalui media sosial dan call center, tetapi juga melibatkan pengawasan minum obat oleh PMO untuk memastikan pasien TB menjalani pengobatan secara teratur,” jelas Fitria.
Fitria juga menjelaskan bahwa pihaknya telah merancang sistem penyuluhan melalui call center dan media sosial untuk memperluas jangkauan informasi kesehatan TB. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor dan komitmen dari seluruh komunitas adalah kunci keberhasilan TEBASS. “Saya berharap program ini dapat menjadi contoh bagi puskesmas lain dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, terutama dalam penanganan penyakit menular seperti TB,” tambahnya.
Puskesmas Cijayanti optimis dapat mencapai sasaran utama untuk menciptakan lingkungan bebas TB di wilayahnya dengan strategi yang terstruktur dan dukungan penuh dari komunitas. “Dengan demikian, TEBASS tidak hanya menjadi upaya nyata dalam menanggulangi TB, tetapi juga menunjukkan komitmen Puskesmas Cijayanti dalam menjaga kesehatan masyarakat secara menyeluruh,” tandas Fitria Istina Dewi.













