CIGUDEG, Siber24jam.com — Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade menghadiri kegiatan Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev)...
Gaza, Siber24jam.com – 7 Juli 2024 – Lima jurnalis Palestina tewas dalam beberapa jam terakhir di Gaza selama konflik yang terus meningkat antara Hamas dan Pasukan Pertahanan Israel (IDF). Jurnalis-jurnalis yang tewas adalah Mohammed Soboh dari agen berita Palestina Khabar, serta Said al-Tawil dan Hisham al-Nawajha dari saluran berita TV Palestina Al Khamissa. Mereka terbunuh saat meliput serangan Israel di gedung yang menampung banyak kantor media.
PBB mengutuk keras pembunuhan dan tindakan kekerasan terhadap jurnalis di Gaza, menyebutnya sebagai pelanggaran hukum internasional. Dalam sebuah pernyataan, para ahli PBB menyoroti perlunya melindungi jurnalis dan menyerukan penyelidikan independen terhadap setiap insiden. “Kekerasan terhadap jurnalis tidak dapat diterima dan merupakan pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia,” kata seorang ahli PBB. “Kami menuntut penyelidikan yang transparan dan akuntabel atas insiden ini.”
Sekretaris Jenderal PBB António Guterres juga menyatakan keprihatinan mendalam atas meningkatnya jumlah jurnalis yang terbunuh, terancam, dan ditahan di seluruh dunia, terutama dalam konflik saat ini di Israel dan Wilayah Pendudukan Palestina. “Jurnalis memainkan peran penting dalam menginformasikan dunia tentang kebenaran di lapangan. Tindakan kekerasan terhadap mereka harus dihentikan segera,” kata Guterres dalam sebuah pernyataan resmi.













