Update

Jelang Porprov Jabar 2026 PDBI Kota Bogor Targetkan Tiga Emas

Siber24jam.com – Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Kota Bogor menargetkan tiga medali emas dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat (Jabar) pada 2026 mendatang.

Seperti diketahui pada perhelatan olahraga empat tahunan itu, Kota Bogor akan menjadi tuan rumah Porprov 2026, dan bakal mempertandingkan 17 nomor pada cabang olahraga (cabor) drum band.

Ketua PDBI Kota Bogor, Denny Mulyadi mengatakan bahwa Kota Bogor menargetkan tiga medali emas pada Porprov Jabar 2026 dari tiga nomor pertandingan. Yakni, Lomba Ketahanan dan Ketepatan Baris Berbaris (LKKB) 8 kilometer putra, dan LKKB 6 kilometer putri, dan Lomba Berbaris Jarak Pendek (LBJP) 600 meter putra.

“Pada Porprov 2022, kita meraih satu emas, dua perak, dan dua perunggu. Sekarang kita targetkan tiga emas,” ujar Denny kepada wartawan, usai pelantikan pengurus PDBI Kota Bogor periode 2023-2027 di Gedung Serbaguna DPRD Kota Bogor, Senin (6/5/2024).

Menurut dia, untuk merealisasikan target tersebut, pihaknya akan menurunkan atletnya dalam berbagai kejuaraan, yang akan dijadikan ajang pemanasan jelang Porprov 2026.

Kata dia, sedikitnya ada lima daerah yang patut diwaspadai, yakni Kota Bandung, Kabupaten Bogor, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Sukabumi, dan Kabupaten Bandung.

“Mereka menjelang porprov menggunakan jasa pelatih nasional. Kalau kita masih mempercayakan kepada pelatih lokal, toh tak kalah baiknya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, kata Denny, PDBI Kota Bogor akan mulai melakukan seleksi atlet untuk porprov pada Juli atau Agustus 2024.

“Nanti setelah seleksi rampung, baru kita akan menerjunkan tim untuk mengikuti berbagai kejuaraan sebagai ajang pemanasan jelang porprov,” imbuh dia.

Selain itu, sambungnya, PDBI akan menyelenggarakan Festival Olahraga Marching Band (FOMB) di GOR Pajajaran pada 19 Mei 2024.

“Pesertanya mulai dari tingkat TK hingga SMP. Jadi tujuan utamanya adalah mencari bibit atlet untuk regenerasi,” tandasnya.

Berita Lainnya

Tags:

Update News

KPK Telusuri Aliran Dana BJB, Aspri Ridwan Kamil Diduga Jadi Titik Penting Aspri Ridwan Kamil Diperiksa, KPK Dalami Jejak Dana Iklan BJB KPK Telusuri Aliran Dana BJB, Aspri Ridwan Kamil Diduga Jadi Titik Penting JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan korupsi pengadaan iklan Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB). Salah satu yang menjadi perhatian penyidik adalah keterangan Randy Kusumaatmadja, mantan asisten pribadi Gubernur Jawa Barat periode 2018–2023, Ridwan Kamil. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, Randy diperiksa untuk mengurai keluar-masuk serta pengelolaan uang yang berkaitan dengan perkara tersebut. “Penyidik berkeyakinan bahwa saksi-saksi yang dilakukan pemanggilan, termasuk asisten pribadi dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, ini diduga mengetahui terkait dengan keluar masuknya uang, termasuk juga pengelolaan uang,” kata Budi, Jumat (2/10/2026). KPK tengah menelusuri pengadaan iklan Bank BJB yang nilainya sekitar Rp400 miliar. Dari jumlah tersebut, penyidik menduga hanya sekitar 50 persen yang digunakan untuk pengadaan iklan, sedangkan sisanya diduga masuk ke dana nonbudgeter dan mengalir kepada sejumlah pihak. Menurut Budi, posisi Randy penting untuk membantu penyidik mengurai asal uang, penggunaannya, pihak yang memberikan perintah, hingga ke mana dana tersebut mengalir. “Bisa jadi menjadi hub ya, placement uang masuk, kemudian peruntukan dari uang itu, nah kemudian dari siapa ini alur perintahnya, kemudian alirannya kepada siapa saja, ini semuanya didalami,” ujarnya. KPK juga mendalami aktivitas Ridwan Kamil ketika menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat, termasuk penggunaan anggaran dan dugaan keberadaan dana taktis di luar anggaran APBD. Selain itu, penyidik sebelumnya telah menelusuri aktivitas penukaran mata uang asing yang dilakukan Ridwan Kamil pada periode 2021–2024 dengan nilai miliaran rupiah. KPK menyatakan masih mendalami sumber pembiayaan, tujuan transaksi, serta aktivitas yang berkaitan dengan perkara tersebut. KPK juga sedang menghitung potensi kerugian keuangan negara dalam klaster pertama perkara, yakni dugaan penyimpangan dan pengondisian pengadaan iklan Bank BJB, dengan berkoordinasi bersama auditor negara. Seluruh informasi tersebut masih berada dalam tahap penyidikan KPK. Status dan keterlibatan masing-masing pihak akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan serta alat bukti yang diperoleh.

JAKARTA, Siber24jam.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan korupsi pengadaan iklan Bank Pembangunan...

Nobar Indonesia-Bangladesh Digelar Rudy Susmanto, UMKM Kebagian Berkah

CIBINONG Siber24jam.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor kembali menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan Indonesia kontra...

Bupati Bogor Dukung Tegar Beriman Championship, 2.361 Pesilat Adu Prestasi

CIBINONG Siber24jam.com – Kabupaten Bogor menjadi tuan rumah Tegar Beriman Championship yang diikuti 2.361 pesilat...

Aspri Ridwan Kamil Diperiksa, KPK Dalami Jejak Dana Iklan BJB

JAKARTA Siber24jam.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan korupsi pengadaan iklan Bank Pembangunan...