Update

TPID Bogor Kolaborasi untuk Stabilkan Harga Pangan

Siber24jam.com – Untuk menjaga agar tidak terjadi kenaikan harga barang dan jasa dalam jumlah besar yang terjadi secara terus menerus dalam periode tertentu, TPID Kota Bogor melakukan berbagai terobosan dan kolaborasi untuk menekan inflasi.

Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto, mengatakan bahwa terkait harga barang pokok maupun kebutuhan rumah tangga di bulan Ramadan dan Lebaran, yang terpenting dari TPID adalah terus melakukan pemantauan harga dan cek lapangan.

“Jadi jika ada tren dalam satu minggu ada kenaikan, tentu harus segera berkomunikasi dengan pihak terkait, terutama yang terpenting dengan pihak Bulog,” katanya.

Sehingga lanjut Atang, jika ketersediaan pasokan berkurang dan persediaan terbatas, maka bisa digunakan sebuah pasar melalui cadangan beras pemerintah.

Senada dengan Ketua DPRD, Ketua TPID Kota Bogor yang juga Sekretaris daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah, mengatakan pihaknya rutin melakukan pembahasan terkait kebutuhan pangan di Kota Bogor.

“Kita kan rutin membahas. Jadi semua kita lihat dari komoditas-komoditas, mana yang naik mana yang tersedia. Kemudian kalau tidak ada misalnya, kita kumpulkan dengan distributornya. Mereka persoalannya di mana,” katanya.

Setelah itu selanjutnya segera diambil langkah kerja sama dengan daerah-daerah produsen yang juga sudah terjalin komunikasi dengan pihak pedagang dan pasar.

“Jadi kalau ada daerah yang surplus, tapi komoditi kita kurang, kita kerja sama untuk pengambilan itu dan sebaliknya, Alhamdulillah sejauh ini inflasi kita normal di 3,3 persen,” ujarnya.

Di lokasi yang sama, Ketua Umum Forum Solidaritas Pedagang Pasar Induk Teknik Umum Kemang, Mandor Acep Dedi Junaidi, mengatakan komunikasi antar pedagang di pasar-pasar Jabodetabek, Banten, serta di Jawa Barat maupun di luar Jawa Barat dilakukan untuk saling mengisi ketersediaan bahan pangan, terutama sayur dan buah yang menjadi komoditi utama Pasar Induk Tekum Kemang.

“Jadi ketika pasar luar kelebihan tonase bisa kita minta dikirim kesini. Begitu pula di sini kalau kelebihan tonase bisa dibuang ke pasar luar, itu untuk antisipasi kekurangan bahan-bahan yang dibutuhkan,” katanya.

Jika dirasa pasokan dari pasar atau pedagang di luar Bogor juga tidak bisa menutupi kebutuhan, maka pihaknya akan berkomunikasi dengan supplier dari wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur bahkan hingga dari luar pulau Jawa.

Langkah itu lanjut Acep, sudah dilakukan ketika ada indikasi adanya pasokan yang kurang beberapa hari lalu yang juga menyebabkan kenaikan harga.

Namun saat ini, lanjutnya dari sisi harga, pasokan serta ketersediaan di Pasar Induk Tekum Kemang lancar dan stabil.

“Maka dari itu untuk harga di Tekum sekarang ini sangat stabil masih terjangkau sama pihak pembelanja. Bahkan harga cenderung turun,” ujarnya.

Harga dan Ketersediaan Pasokan Bahan Pangan di Pasar Induk Tekum Kemang

Kepala Unit (Kanit) Pasar Induk Kemang, Iwan Arief Budiman, mengatakan harga bahan pangan di Pasar Induk Tekum Kemang mengalami penurunan dibanding tahun lalu pada waktu yang sama.

“Harga cabai H-1 ini di kisaran Rp 45 Ribu sampai 48 Ribu turun dari harga sebelumnya Rp 50 Ribu. Jika dibanding tahun lalu H-1 Ramadan ada di kisaran Rp 80 ribu per kilogramnya. Harga bawang juga turun, bawang bombay stabil,” katanya.

Iwan menyebut keberadaan Pasar Induk Tekum ini memiliki andil untuk memasok pasokan bahan pangan ke pasar-pasar yang ada di Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Jakarta hingga Banten.

“Iya, jadi ternyata Serpong, Pamulang, Citayam, Bojong, Kramat Jati dari sini dikirim ke sana, jadi selain untuk konsumen langsung juga ini suplai ke pasar-pasar,” katanya.

Berikut Daftar Harga Bahan Pangan di Pasar Induk Tekum Kemang

  • Cabai Merah Keriting: Rp 45 ribu (dari sebelumnya Rp 50 ribu)
  • Cabai Merah Besar: Rp 45 ribu (dari Rp 50 ribu)
  • Cabai Rawit Merah: Rp 45 ribu (dari Rp 50 ribu)
  • Cabai Rawit Hijau: Rp 20 ribu (dari Rp 25 ribu)
  • Bawang Merah: Rp 18 ribu (dari Rp 20 ribu)
  • Bawang Putih: Rp 24 ribu
  • Bawang Bombay: Rp 27 ribu.

Editor: Zakar

Berita Lainnya

Tags:

Update News

Diperiksa 15 Jam, Eselon I ATR/BPN Agustyarsyah Dicecar Soal Dugaan Pemalsuan SHM PTSL JAKARTA – Penyidik Subdit Harta dan Benda (Harda) Ditreskrimum Polda Metro Jaya memeriksa pejabat Eselon I Kementerian ATR/BPN, Dr. Agustyarsyah, Selasa (15/9/2026). Pemeriksaan berlangsung sekitar 15 jam dan berkaitan dengan dugaan pemalsuan Sertifikat Hak Milik (SHM) dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Agustyarsyah merupakan mantan Kepala Kantor Pertanahan (Kakantah) ATR/BPN Bogor 1 pada 2019. Saat ini, ia menjabat Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian ATR/BPN. Pemeriksaan tersebut dilakukan setelah penyidik Subdit Harda Ditreskrimum Polda Metro Jaya menggeledah Kantor BPN Kabupaten Bogor pada Rabu (9/9/2026) dalam rangka penyelidikan perkara terkait PTSL. Usai menjalani pemeriksaan, Agustyarsyah dikonfirmasi awak media mengenai materi pemanggilan dan pemeriksaan yang dijalaninya. “Terkait dengan PTSL,” ujar Agustyarsyah, mantan Kakantah ATR/BPN Bogor 1 yang kini menjabat Kepala BPSDM Kementerian ATR/BPN. Pemeriksaan terhadap pejabat Eselon I tersebut menjadi bagian penting dalam pengusutan perkara yang tengah ditangani Subdit Harda Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Hingga berita ini diturunkan, publik masih menunggu keterangan resmi dari penyidik Subdit Harda Ditreskrimum Polda Metro Jaya terkait status perkara, materi pemeriksaan, serta perkembangan penyidikan dugaan pemalsuan SHM PTSL tersebut.

JAKARTA, Siber24jam.com – Penyidik Subdit Harta dan Benda (Harda) Ditreskrimum Polda Metro Jaya memeriksa pejabat...

KPK Geledah Dugaan Transaksi Gelap HGB: Dirjen ATR/BPN, Kepala Kantah Bogor dan Tangerang Terjaring OTT

JAKARTA,Siber24jam.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengguncang sektor pertanahan melalui operasi tangkap tangan (OTT)...

OTT KPK di BPN Bogor Mengarah ke Dugaan Suap HGB, 17 Orang Diamankan

JAKARTA, Siber24jam.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Badan...

Kasus Dugaan Korupsi PT PSMI Masuk Tahap Pendalaman, 4 Saksi Diperiksa Penyidik Kejagung

Siber24jam.com, JAKARTA – Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana...