Update

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto, Ingatkan Pemkab Soal Pancakarsa

ketua dprd kabupatenSekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten Bogor Burhanudin (kiri) mewakili Bupati Bogor Iwan Setiawan, bersama Wakil Ketua DPRD Agus Salim menunjukan dokumen RAPBD 2024 yang akan dibahas bersama antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran DPRD

Bogor, Siber24jam.comKetua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, mengingatkan jajaran  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, agar program kerja dan pembangunan di tahun 2024 mendatang selaras dengan program visi misi Pancakarsa. Meskipun, posisi Bupati Bogor, tak lagi dijabat pencetus atau penggasas Pancakarsa.

“Visi dan misi  pada saat dicetuskan Ibu Ade Yasin dan Pak Iwan Setiawan,  soal Pancakrasa itu sangat baik sekali. Nah, walau masa jabatan Pak Iwan Setiawan, sebagai Bupati Bogor, berakhir 31 Desember 2023 ini,  DPRD ingin program pembangunan yang dimasukan semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2024 masih sejalan dengan misi Pancakarsa,” kata Rudy, di Gedung DPRD, usai memimpin rapat paripurna penyampaian nota pengatar keuangan untuk RPABD 2024, Selasa (14/11/2023).

Rudy mengatakan, RAPBD 2024 yang sudah disampaikan Bupati, pada rapat paripurna Selasa (14/11/2023) kemarin akan langsung dibahas DPRD mulai tingkat komisi, kemudian dilanjut di Badan Anggaran. “Pembahasan akan lebih detail, karena kami memiliki tanggung jawab juga agar program Pancakarsa itu sukses,” ujar Rudy.

Rudy menegaskan,  apapun kasus yang menimpa Ade Yasin, namun program-program yang dibuat politisi PPP itu layak untuk dimaksimalkan hingga masa jabatan Iwan Setiawan habis sebagai Bupati Bogor pada 30 Desember 2023 nanti.“Intinya program tersebut menurut kami adalah ide dan gagasan yang cemerlang dan sangat baik dalam membangun Kabupaten Bogor lebih baik lagi, lebih maju lagi,” tutur politisi Partai Gerindra itu.

Rudy mengungkapkan, , salah satu program unggulan adalah bantuan keuangan infrastruktur desa yang dikenal dengan istilah Satu Miliar Satu Desa  atau Samisade. Programnya baik, ide dan gagasannya baik, kalaupun ada beberapa persoalan, tinggal liat dari 419 desa yang bermasalah apakah sampai 50 persen atau tidak. “Jangan sampai permasalahan hanya 10 desa kita memukul rata 419 desa,” kata Rudi menutupi.

Penulis : Zarkasi

Editor  : Mochamad Yusuf

 

Berita Lainnya

Tags: , , , , , ,

Update News

Jurnalis Bogor Ikuti Pengajian Al Qalam, KH Achmad Yaudin Sogir dan Gus Sholeh Beri Pesan Spiritual

Siber24,jam.com, CIBINONG – Pengajian rutin Al Qalam yang diikuti para jurnalis kembali digelar di Kantor...

Polres Bogor dan BMSN Perkuat Kolaborasi, Kapolres Ajak Media Sajikan Informasi Akurat dan Tangkal Hoaks

CIBINONG Siber24jam.com – Komitmen memperkuat sinergi antara kepolisian dan insan pers kembali ditegaskan dalam kegiatan...

Perkuat Sinergi Perbatasan, Panglima 9 Briged TDM Kunjungi Pos Gabma Temajuk dan Sajingan

SAMBAS, KALIMANTAN BARAT – Panglima 9 Briged Tentera Darat Malaysia (TDM), Brigade General Jafri bin...

BPJS Kesehatan: Peserta Membayar di Muka, Mengapa Masih Diperlakukan Berbeda?

Siber24jam.com – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang di kelola BPJS Kesehatan merupakan salah satu...