Update

HUT KE 9 RSUD KOTA BOGOR. DIRUT RSUD KOTA BOGOR DR. ILHAM CHAIDIR : KITA HARUS TAWADHU

Bogor, Siber24jam.com – Rasa syukur selayaknya diungkapkan setiap hamba kapan pun dan dimana pun, karena pada hakikatnya manusia hanya menjalani hidup sesuai batas waktu yang diberikan Sang Pencipta kepada makhluknya.

Rasa syukur itulah yang menjadi dasar bagi Direktur Utama RSUD Kota Bogor, dr. Ilham Chaidir dalam menggelar pengajian pada perayaan HUT RSUD Kota Bogor yang ke-9.

“Pengajian dalam perayaan HUT ke 9 RSUD Kota Bogor merupakan wujud rasa syukur kepada Sang Pemilik kehidupan. Bersyukur karena masih diberi kesempatan untuk menikmati kehidupan. Bersyukur karena telah banyak menuntaskan program-program,” kata dr. Ilham.

Selain itu, lanjut dia, momentum ulang tahun ini juga memberi makna pada RSUD Kota Bogor untuk terus melakukan perbaikan. Baik dalam hal mutu layanan kesehatan maupun dalam hal perbaikan diri pada setiap insan RSUD Kota Bogor untuk berkerja lebih baik lagi.

Lebih lanjut, Buya Ilham juga meminta agar seluruh insan RSUD Kota Bogor menanamkan sifat tawadhu dalam segala aspek pelayanan kesehatan maupun dalam aspek kehidupan. Dalam Islam, Tawadhu berasal dari kata Tawaadha’atil ardhu yang berarti tanah itu lebih rendah daripada tanah di sekelilingnya.

Memiliki sifat tawadhu berarti, merasa diri seperti orang biasa, sekalipun memiliki banyak kelebihan. Dengan sifat tawadhu, akan senantiasa merendahkahkan diri kepada Allah dan tidak berbuat semena-mena atau memandang remeh terhadap sesama makhluk.

Selain itu, dengan bersikap tawadhu, juga akan mampu melepaskan ego dan angkuh yang sering kali menghalangi untuk berkembang.

“Dengan kesadaran akan kekurangan dan ketidakmampuan kita, kita terbuka untuk belajar dan menerima bimbingan dari orang lain. Tawadhu mengajarkan kita bahwa kita tidak selalu harus benar dan bahwa ada ruang bagi perbaikan dalam diri kita,” papar dr. Ilham yang juga bergelar ustadz.

Dokter yang juga bergelar ustadz ini mengatakan, tawadhu mengingatkan untuk berbahagia dengan apa yang dimiliki saat ini. Dengan bersikap tawadhu, akan membantu dalam menjaga hubungan sosial yang sehat dengan orang lain.

“Ketika kita bersikap rendah hati, kita cenderung lebih mudah berempati dan menghormati orang lain. Kita tidak terlalu sibuk membanggakan diri sendiri atau mencoba mendominasi orang lain. Melalui tawadhu, kita dapat menerima perbedaan pendapat dengan lapang dada, mencari jalan tengah dalam konflik, dan membangun hubungan yang lebih harmonis”

“Jadi, mari kita tanamkan sikap tawadhu dalam kehidupan kita. Dalam tawadhu, kita dapat menemukan kekuatan yang luar biasa. Dengan tawadhu maka kita akan ditolong Allah swt. Teruslah bergantung kepada Allah. Dan ingat musuh paling besar adalah diri kita sndiri,” pesan Ustadz Ilham kepada seluruh jajaran pegawai RSUD Kota Bogor. (Patrick)

Berita Lainnya

Tags: , , ,

Update News

Hadir di Acara Pengukuhan PWI Jabar, KDM Tekankan Pentingnya Pers yang Independen dan Edukatif

Bandung – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengingatkan insan pers agar tetap menjadi penjaga kebenaran...

Jelang HUT ke-81 TNI, Rudy Susmanto Bersama Forkopimda Ziarah ke TMP Pondok Rajeg

CIBINONG Siber24jam.com – Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten...

KPK Telusuri Aliran Dana BJB, Aspri Ridwan Kamil Diduga Jadi Titik Penting Aspri Ridwan Kamil Diperiksa, KPK Dalami Jejak Dana Iklan BJB KPK Telusuri Aliran Dana BJB, Aspri Ridwan Kamil Diduga Jadi Titik Penting JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan korupsi pengadaan iklan Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB). Salah satu yang menjadi perhatian penyidik adalah keterangan Randy Kusumaatmadja, mantan asisten pribadi Gubernur Jawa Barat periode 2018–2023, Ridwan Kamil. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, Randy diperiksa untuk mengurai keluar-masuk serta pengelolaan uang yang berkaitan dengan perkara tersebut. “Penyidik berkeyakinan bahwa saksi-saksi yang dilakukan pemanggilan, termasuk asisten pribadi dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, ini diduga mengetahui terkait dengan keluar masuknya uang, termasuk juga pengelolaan uang,” kata Budi, Jumat (2/10/2026). KPK tengah menelusuri pengadaan iklan Bank BJB yang nilainya sekitar Rp400 miliar. Dari jumlah tersebut, penyidik menduga hanya sekitar 50 persen yang digunakan untuk pengadaan iklan, sedangkan sisanya diduga masuk ke dana nonbudgeter dan mengalir kepada sejumlah pihak. Menurut Budi, posisi Randy penting untuk membantu penyidik mengurai asal uang, penggunaannya, pihak yang memberikan perintah, hingga ke mana dana tersebut mengalir. “Bisa jadi menjadi hub ya, placement uang masuk, kemudian peruntukan dari uang itu, nah kemudian dari siapa ini alur perintahnya, kemudian alirannya kepada siapa saja, ini semuanya didalami,” ujarnya. KPK juga mendalami aktivitas Ridwan Kamil ketika menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat, termasuk penggunaan anggaran dan dugaan keberadaan dana taktis di luar anggaran APBD. Selain itu, penyidik sebelumnya telah menelusuri aktivitas penukaran mata uang asing yang dilakukan Ridwan Kamil pada periode 2021–2024 dengan nilai miliaran rupiah. KPK menyatakan masih mendalami sumber pembiayaan, tujuan transaksi, serta aktivitas yang berkaitan dengan perkara tersebut. KPK juga sedang menghitung potensi kerugian keuangan negara dalam klaster pertama perkara, yakni dugaan penyimpangan dan pengondisian pengadaan iklan Bank BJB, dengan berkoordinasi bersama auditor negara. Seluruh informasi tersebut masih berada dalam tahap penyidikan KPK. Status dan keterlibatan masing-masing pihak akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan serta alat bukti yang diperoleh.

JAKARTA, Siber24jam.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan korupsi pengadaan iklan Bank Pembangunan...

Nobar Indonesia-Bangladesh Digelar Rudy Susmanto, UMKM Kebagian Berkah

CIBINONG Siber24jam.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor kembali menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan Indonesia kontra...