Update

Kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang Dibongkar, Sembilan Orang Diduga Jadi Korban

kasus tindak pidanaPetugas gabungan dari Polres Bogor, Polsek Cisarua, dan TRC PPKS Dinas Sosial, di lokasi penggerebegan dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di wilayah Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor (foto dok Dinas Sosial)

Bogor, Siber24jam.com-  Kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), Kamis (08/06/2023) berhasil dibongkar tim Polres Bogor, dan Polsek Cisarua, di kawasan Puncak, Kecamatan Cisarua.

Dari lokasi penggerebegan itu, Polisi mengamankan 16 orang, dengan rincian sembilan diduga korban, sementara tujuh lainnya disinyalir merupakan pelaku.

Sembilan orang yang diduga korban itu langsung ditangani Tim Reaksi Cepat (TRC)  Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) Dinas Sosial, Kabupaten Bogor, dari hasil assesment atau pendalaman ternyata enam dari sembilan korban TPPO berusia masih di bawah umur, sedangkan tiga lainnya sudah dewasa.

“Begitu korban dugaan TPPO itu dilimpahkan dari polisi, kami langsung melakukan assesment dan pemilahan, dilanjutkan sebelum diserahkan pada keluarga,” kata  Staf Bidang Rehabilitasi Sosial  Debi, pendamping TRC PPKS Dinas Sosial, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (11/06/2023).

Debi mengatakan, usai diassesment enam korban yang masih di bawah umur dirujuk ke yayasan atau Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) untuk diberikan perlindungan dan pembinaan.

“Sementara yang dewasa ada tiga orang dibina di Panti Bina Kesejahteraan Sosial (BKS). Semua korban yang diduga korban TPPO itu tercatat berdomisili dan menangantongi kartu identitas Bogor,” ujarnya.

Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Pemerintah Kabupaten Bogor, Dr. Mustakim mengapresiasi keberhasilan tim Polres Bogor dan Polsek Cisarua yang membongkar dugaan praktik Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

“Penegakan hukum terkait TPPO ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden RI tentang TPPO, kemudian ditindaklanjuti Plt. Bupati Bogor. Nah, untuk kejadian di Cisarua, tim TRC PPKS Dinas Sosial terus melakukan pendampingan kepada sembilan orang yang kita duga sebagai korban TPPO, sedangkan tujuh orang lainnya yang diduga pelaku ditangani tim dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bogor,” kata Mustakim.

Mustakim pun menghimbau masyarakat agar aktif melapor kepada petugas kepolisian terdekat atau ke Tim TRC PPKS, jika menemukan adanya indikasi TPPO. Kepada orang tua, khususnya yang memiliki anak perempuan jangan mudah terbujuk rayu, kalau ada orang yang mengajak anaknya pergi dengan dalih bekerja, pastikan dulu tempat yang menawarkan pekerjaan, dan siapa penanggungjawabnya.

“Kalau ada keraguan bisa menanyakan ke pemerintah desa setempat atau tim pendamping Dinas Sosial yang ada di setiap desa. Ini untuk langkah antisipasi, agar orang tua yang memiliki anak perempuan, anaknya terhindar dari TPPO,” pinta Mustakim.

Plt. Sekretaris Dinas Sosial, Dian Mulyadiansyah menambahkan, dari pengalaman kasus sebelumnya, kasus TPPO itu modus yang digunakan para pelaku itu menyasar atau menargetkan anak-anak perempuan dengan iming-iming akan dipekerjakan dengan gaji fantastis.

“Intinya, kami minta dan menghimbau orang tua agar tak mudah percaya begitu saja, kalau anaknya mendapatkan penawaran kerja, tanpa terlebih dahulu ada proses lamaran, dan juga para orang tua mengawasi lah anak-anaknya agar tak terjerumus pada pergaulan yang salah, karena masa depan anak-anak itu masih panjang,” kata Dian menutupi. ***

 

Penulis : Mochamad Yusuf

 

Berita Lainnya

Tags: , , , , , ,

Update News

KPK Telusuri Aliran Dana BJB, Aspri Ridwan Kamil Diduga Jadi Titik Penting Aspri Ridwan Kamil Diperiksa, KPK Dalami Jejak Dana Iklan BJB KPK Telusuri Aliran Dana BJB, Aspri Ridwan Kamil Diduga Jadi Titik Penting JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan korupsi pengadaan iklan Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB). Salah satu yang menjadi perhatian penyidik adalah keterangan Randy Kusumaatmadja, mantan asisten pribadi Gubernur Jawa Barat periode 2018–2023, Ridwan Kamil. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, Randy diperiksa untuk mengurai keluar-masuk serta pengelolaan uang yang berkaitan dengan perkara tersebut. “Penyidik berkeyakinan bahwa saksi-saksi yang dilakukan pemanggilan, termasuk asisten pribadi dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, ini diduga mengetahui terkait dengan keluar masuknya uang, termasuk juga pengelolaan uang,” kata Budi, Jumat (2/10/2026). KPK tengah menelusuri pengadaan iklan Bank BJB yang nilainya sekitar Rp400 miliar. Dari jumlah tersebut, penyidik menduga hanya sekitar 50 persen yang digunakan untuk pengadaan iklan, sedangkan sisanya diduga masuk ke dana nonbudgeter dan mengalir kepada sejumlah pihak. Menurut Budi, posisi Randy penting untuk membantu penyidik mengurai asal uang, penggunaannya, pihak yang memberikan perintah, hingga ke mana dana tersebut mengalir. “Bisa jadi menjadi hub ya, placement uang masuk, kemudian peruntukan dari uang itu, nah kemudian dari siapa ini alur perintahnya, kemudian alirannya kepada siapa saja, ini semuanya didalami,” ujarnya. KPK juga mendalami aktivitas Ridwan Kamil ketika menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat, termasuk penggunaan anggaran dan dugaan keberadaan dana taktis di luar anggaran APBD. Selain itu, penyidik sebelumnya telah menelusuri aktivitas penukaran mata uang asing yang dilakukan Ridwan Kamil pada periode 2021–2024 dengan nilai miliaran rupiah. KPK menyatakan masih mendalami sumber pembiayaan, tujuan transaksi, serta aktivitas yang berkaitan dengan perkara tersebut. KPK juga sedang menghitung potensi kerugian keuangan negara dalam klaster pertama perkara, yakni dugaan penyimpangan dan pengondisian pengadaan iklan Bank BJB, dengan berkoordinasi bersama auditor negara. Seluruh informasi tersebut masih berada dalam tahap penyidikan KPK. Status dan keterlibatan masing-masing pihak akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan serta alat bukti yang diperoleh.

JAKARTA, Siber24jam.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan korupsi pengadaan iklan Bank Pembangunan...

Nobar Indonesia-Bangladesh Digelar Rudy Susmanto, UMKM Kebagian Berkah

CIBINONG Siber24jam.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor kembali menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan Indonesia kontra...

Bupati Bogor Dukung Tegar Beriman Championship, 2.361 Pesilat Adu Prestasi

CIBINONG Siber24jam.com – Kabupaten Bogor menjadi tuan rumah Tegar Beriman Championship yang diikuti 2.361 pesilat...

Aspri Ridwan Kamil Diperiksa, KPK Dalami Jejak Dana Iklan BJB

JAKARTA Siber24jam.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan korupsi pengadaan iklan Bank Pembangunan...