CIBINONG Siber24jam.com — Pemerintah Kabupaten Bogor secara resmi melepas keberangkatan jamaah haji Kloter 07 JKS...
Bogor,Siber24jam.com- Daftar sesuai nomor urut partai, PKS, Senin (08/05/2023), PKS resmi mendaftarkan calon anggota legislatif (Caleg) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) di semua kabupaten/kota, provinsi dan nasional untuk di DPR – RI, termasuk di Kabupaten Bogor.
Rombongan partai yang pada Pemilu 2019 lalu untuk wilayah Kabupaten Bogor, berhasil menempatkan sembilan kadernya di DPRD Kabupaten Bogor, dua DPRD Provinsi Jawa Barat, dan satu di DPR – RI itu datang ke kantor penyelenggara hajatan politik lima tahunan itu Senin (08/05/2023) sekitar pukul 13 : 00 siang dan diterima jajaran komisioner KPU.
“Kita sengaja daftar paling awal, kenapa ? karena tanggal 8 itu sama dengan nomor PKS yang menjadi peserta Pemilu 2024,” kata Ketua DPD PKS Kabupaten Bogor, Dedi Aroza di Kantor KPU, Jalan Tegar Beriman, Kelurahan Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.
Dedi menargetkan, pada Pemilu 2024 yang akan digelar 14 Februari tahun depan, PKS meraih sebanyak 19 kursi untuk DPRD Kabupaten Bogor, empat DPRD Provinsi Jawa Barat, dan dua DPR – RI.
“Target kami memang tinggi, tapi itu semuanya sudah sesuai dengan kalkulasi atau perhitungan, salah satunya jumlah kader dan simpatisan yang terus bertambah dibandingkan tahun 2019 lalu,” ujarnya.
Selain itu, kata Dedi, 55 Caleg yang didaftarkan untuk enam daerah pemilihan (Dapil) di Kabupaten Bogor,dari sisi elektoral menjanjikan, termasuk Caleg perempuan. “Jadi, tak hanya petahana saja, tapi Caleg baru pun sama memiliki kesempatan dan peluang untuk terpilih,” tegasnya.
Ketika ditanya apakah dirinya masih mendaftarkan diri sebagai Caleg Dapil III, Dedi menegaskan, pada Pemilu 2024 mendatang, dirinya tak lagi bertarung untuk Dapil III, namun naik kelas untuk DPRD Provinsi Jawa Barat bersama Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Bogor, Fikri Hudi Oktiarwan, untuk menggantikan posisi Ahmad Ru’yat yang bertarung untuk DPR – RI.
“Walau tak ada ketentuan mengikat, di PKS umumnya kader yang berturut-turut selama dua periode di DPRD kabupaten/kota atau provinsi disarankan naik kelas. Ini untuk memberikan kesempatan kepada kader lainnya, sehingga sistem kaderisasi berjalan dan tidak stag,” ungkap Dedi.
Sementara itu, Ketua KPU Umi Wahyuni membenarkan, PKS menjadi partai pertama yang mendaftarkan Calegnya. “Tanggal 8 permintaan dari PKS. Kami memang sudah menyusun jadwal hingga tanggal 14 Mei mendatang, bagi partai-partai yang sudah terdaftar sebagai peserta Pemilu 2024 mendaftarkan Caleg-calegnya,” kata Umi.
Komisioner Bidang Teknis KPU Heri Setiawan menambahkan, berkas pendaftaran Caleg dari PKS akan diverifikasi, termasuk keterwakilan kaum perempuan sebanyakl 30 persen.
“Sesuai ketentuan, Caleg perempuan itu harus terpenuhi 30 persen, kalau tidak berkas akan dikembalikan. Nah, kami berharap sih berkas dari PKS lengkap, sehingga tak perlu ada perbaikan,” jelasnya.
Terkait Caleg perempuan, Ketua DPD PKS Dedi Aroza menjelaskan, partainya sangat memberikan perhatian serius pada kouta Caleg perempuan. “Mereka (Caleg perempuan) memiliki peluang yang sama untuk jadi, penempatan nomor pun sudah mengikuti aturan. Insya Allah, berkas yang kami ajukan lengkap dan rapi,” kata Dedi menutupi. ***
Editor : Mochamad Yusuf
Ketua DPD PKS Kabupaten Bogor Dedi Aroza











