Update

Sekda Ajat Tegaskan Pola Kerja “Tektokan” untuk Wujudkan KDKMP di Bogor

CIBINONG Siber24jam.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mempercepat realisasi program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai bagian dari dukungan terhadap agenda strategis nasional dalam program Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

Komitmen tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, saat memimpin rapat koordinasi percepatan perizinan gerai KDKMP di Ruang Serbaguna I, Sekretariat Daerah, Cibinong, Rabu (29/4).

Ajat mengungkapkan, dari total target 189 titik gerai KDKMP di Kabupaten Bogor, sebanyak 134 titik telah berjalan, sementara sekitar 25 titik lainnya siap beroperasi dalam waktu dekat. Adapun sisanya masih menghadapi kendala, terutama terkait ketersediaan lahan dan proses administrasi.

“Percepatan harus dilakukan dengan pola kerja tektokan, cepat dan langsung menyelesaikan masalah. Kalau kita masih bekerja dengan pola biasa, saya yakin program ini tidak akan selesai tepat waktu,” tegas Ajat.

Untuk memastikan percepatan berjalan optimal, Pemkab Bogor membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus. Bahkan, Dinas Koperasi dan UKM diminta berkantor langsung di lokasi Satgas guna memaksimalkan evaluasi harian dan penyelesaian hambatan di lapangan.

Ajat juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Ia meminta seluruh perangkat daerah meninggalkan ego sektoral dan tidak lagi terpaku pada batasan tugas pokok dan fungsi (tupoksi).

“Tidak boleh ada lagi pola pikir ‘ini bukan tugas saya’. Semua harus bergerak bersama, menyelesaikan persoalan secara kolaboratif,” ujarnya.

Menurutnya, KDKMP merupakan program strategis nasional yang membutuhkan langkah cepat, pola kerja progresif, dan orientasi pada solusi. Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta lebih adaptif dalam menghadapi dinamika di lapangan, mulai dari aspek perizinan hingga penyediaan lahan.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor, Iman Wahyu Budiana, menjelaskan bahwa percepatan KDKMP merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan gerai, pergudangan, dan fasilitas pendukung koperasi desa/kelurahan.

Ia menambahkan, rapat koordinasi tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari Kejaksaan, Kepolisian, Kodim, ATR/BPN, perangkat daerah terkait, hingga kepala desa, lurah, dan pengurus koperasi se-Kabupaten Bogor.

“Selain pembangunan fisik, kami juga fokus mempercepat proses perizinan seperti KKPR, PBG, SLF, dan dokumen pendukung lainnya agar target nasional dapat tercapai sesuai jadwal,” jelas Iman.

Pemkab Bogor menargetkan seluruh gerai KDKMP dapat diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia pada Agustus mendatang.

Berita Lainnya

Tags: ,

Update News

Tokoh dan Warga Mangunharjo Rumuskan Langkah Strategis Antisipasi Krisis Air dan Pertumbuhan Penduduk

Mangunharjo, Siber24jam.com – Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap masa depan lingkungan terlihat dalam kegiatan silaturahmi...

Polemik Perusahaan dan Warga Memanas, PPWI Inhil Minta Verifikasi Terbuka Seluruh Dokumen Lahan

Tembilahan,Siber24jam.com – Polemik konflik lahan antara masyarakat Desa Lubuk Besar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir...

Ironi Pembelaan Dewan Pers: Refleksi Hukum Internasional dan Sengkarut Kriminalisasi Jurnalis di Dalam Negeri

Jakarta, Siber24jam.com – Penahanan sejumlah warga negara Indonesia (WNI) yang mengklaim sebagai jurnalis oleh tentara...

Disnaker Gelar Goes to School dan Job Fair, Demi Tekan Angka Pengangguran

CIBINONG, Siber24jam.com – Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker)...