Update

Indonesia Menjadi Pembicara Dalam Side Event Yang Diprakarsai Oleh Amerika Serikat Dalam Sidang CND ke 66

Siber24jam.Com –Dalam Sidang CND ke-66, selain menggelar _side event_, Indonesia mendapat kehormatan sebagai _Guest Speaker_ pada _side event_ bertajuk _”Intersectoral Collaboration to Cambat Illicit Synthetic Drugs”_ yang diprakarsai oleh pemerintah Amerika Serikat, pada Selasa (14/3).

Dalam _side event_ yang bertujuan untuk menampilkan model kerja sama antar institusi dan lintas sektoral yang berbeda untuk mengatasi produksi, distribusi, dan konsumsi narkotika sintetis, Deputi Hukum dan Kerja Sama BNN RI, Irjen Pol Drs. Agus Irianto, SH., M.Si., M.H., Ph.D., memaparkan situasi dan kondisi narkotika di Indonesia secara umum, salah satunya modus operandi yang kerap digunakan olah jaringan sindikat narkotika di Indonesia.

Selain itu, Deputi Hukum dan Kerja Sama BNN RI juga menjelaskan tentang strategi yang digunakan oleh Indonesia dalam menanggulangi permasalahan narkotika. Mulai dari _Soft Power Approach_, _Hard Power Approach_, _Smart Power Approach_, dan Cooperation.

Pada kesempatan ini, Irjen Pol Drs. Agus Irianto menekankan pada pentingnya kolaborasi intersektoral serta kerja sama baik nasional maupun internasional dalam penanggulangan permasalahan narkotika, mengingat kejahatan narkotika merupakan _transorganized crime_ dan _extraordinary crime_.

Sebagaimana diketahui, perkembangan narkotika sintetis mengancam kesehatan masyarakat, stabilitas ekonomi, dan keamanan negara-negara di seluruh dunia.

Untuk mengatasi rantai pasokan narkotika sintetis dalam skala global serta menghadapi dampaknya membutuhkan kolaborasi yang kuat antara lintas sektor, terutama untuk aspek penegakan hukum, kesehatan masyarakat, lembaga pemerintah di semua tingkatan, pelaku masyarakat, dan mitra internasional.

Meskipun setiap entitas memiliki bidang keahlian sendiri, namun kolaborasi akan sangat penting dilakukan untuk memanfaatkan gabungan pengetahuan dan pengalaman dalam menetapkan kebijakan, strategi, dan upaya dalam pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Selain Indonesia, terdapat pembicara lainnya yang berpartisipasi dalam _side event_ tersebut, seperti Mr. Todd Robinson (Assistant Secretary for the Bureau of International Narcotics and Law Enforcement Affairs (INL); Mr. Rahul Gupta, MD, MPH, MBA, (Director of National Drug Control Policy); Ms. Coqui Baez-Alayon, (The Director for Counternarcotics at the National Security Council); Mr. Matthew Nice (INCB manager for the OPIOIDS Project); and Mr. Dinesh Bouddh (Current Narcotics Commissioner, Central Bureau of Narcotics India).

Para narasumber membahas praktik terbaik dan berbagi informasi dalam penanganan permasalahan narkotika yang dilakukan di negaranya masing-masing.

Hasil diskusi dari _side event_ tersebut diharapkan dapat menjadi pertimbangan bagi para pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan anti narkotika yang holistik dan seimbang.

_#warondrugs_
_#speedupneverletup_
_#accelerationforwarondrugs_

*BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN RI*

Berita Lainnya

Tags:

Update News

Sekda Kabupaten Bogor Tekankan Kemandirian Desa sebagai Kunci Pemerataan Pembangunan

CIBINONG Siber24jam.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menegaskan bahwa desa memiliki...

KH Achmad Yaudin Sogir Tampung Aspirasi Warga dalam Reses DPRD Dapil I Kabupaten Bogor

CIBINONG – Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), KH Achmad Yaudin...

Bupati Rudy Susmanto Perkuat Layanan Kesehatan Modern, RSUD Bakti Pajajaran Hadirkan Teknologi DSA

CIBINONG Siber24jam.com – Pemerintah Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Bupati Rudy Susmanto terus mendorong peningkatan...

Bupati Bogor Rudy Susmanto Hadiri Pisah Sambut Kapolda Jabar, Perkuat Sinergi Keamanan

BANDUNG Siber24jam.com – Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk terus...