Update

Tingkatkan Akses Jalan, Pemkot dan PT Olympic Bangun Persada Lakukan Kerja Sama

BOGOR, Siber24jam.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dengan PT Olympic Bangun Persada menandatangani kesepakatan bersama peningkatan kapasitas Simpang Jalan Raya Bogor – Jalan Sholeh Iskandar – Jalan Tol Bogor Ring Road pada On Ramp Kedung Halang.

Penandatanganan kesepakatan bersama dilakukan langsung Wali Kota Bogor, Bima Arya bersama Direktur Utama PT Olympic Bangun Persada, Norman Edward Sebastian di lobby Balai Kota Bogor, Selasa (21/2/2023).

Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan perjanjian kesepakatan dengan PT Olympic Bangun Persada yang baru saja ditandatangani ini sempat tertunda

“Tapi memang harus lebih accelerated lagi semua, karena seperti yang sering saya sampaikan, strategi utama kami di pemkot adalah redistribusi fungsi sejak periode pertama,” katanya.

Saat ini kata Bima Arya, Pemkot Bogor sedang mulai menyebar dan membuat zoning, seperti diantaranya zona pusat pemerintahan, housing complex dan sebagainya. Rencananya lanjut Bima Arya, Balai Kota Bogor pun akan dipindah ke wilayah Bogor Timur.

Saat ini sudah disiapkan lahan sekitar 6 hektare untuk menjadi pusat pemerintahan baru.

“Kemudian juga akan ditata menjadi kawasan heritage, museum, perpustakaan, serta concert hall. semua dinas nantinya akan berkumpul di pusat pemerintahan,” ucapnya.

Untuk OCBD di wilayah Bogor Utara lanjut Bima Arya, ia berharap menjadi new sentra distrik-distrik Bogor di masa depan. Di sana ada housingnya, ada perkantoran dan lain-lain.

Sehingga dengan penataan itu kata Bima Arya, pusat perkantoran tidak lagi ada di pusat kota sehingga beban dan penumpukan traffic ataupun mobilitas masyarakat tidak lagi bertumpuk di pusat kota.

“Langkah kita konsisten ke arah sana, tapi memang tidak mudah karena terkait dengan pembebasan lahan, investasi yang prospektif masuk kesana, terkait juga dengan dinamika sosial dan sebagainya,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, ia pun mengucapkan terima kasih kepada Olympic yang sudah bersabar dan menunggu serta menempuh proses yang panjang.

“Tapi saya selalu tekankan, kita bantu, kita mudahkan. Saya yakin tidak ada hal yang aneh-aneh, sampai ini terwujud. Tolong lapor kalau ada aparat pemkot yang mempersulit tapi rasanya tidak. Kalaupun itu sulit ya karena dinamika birokrasi,” katanya.

Ia berharap setelah tanda tangan kerja sama dengan Pemkot ini selesai pihak Olympic juga bisa segera melakukan MoU dengan PT Marga Sarana Jabar agar semua clear berjalan sesuai regulasi yang ada.

Selain meningkatkan akses, kerja sama ini juga bisa menguntungkan bagi Pemkot Bogor karena bisa meningkatan pendapatan asli daerah dengan meningkatnya investasi di Kota Bogor.

“Diuntungkan dalam arti traffic management, dalam konsistensi pada zonasi tadi,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Norman juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemkot Bogor atas dukungannya untuk program ini.

“Saya mengucapkan apresiasi yang sebesar-besarnya atas segala bantuan yang sudah diberikan dan atas realisasinya.” ucap Norman.

Setelah penandatanganan kesepakatan bersama dengan Pemkot Bogor, Norman mengatakan bahwa pihaknya akan melanjutkan perjanjian kerja sama dengan PT Marga Sarana Jabar.

“Begitu kita tandatangan, besoknya langsung saya bangun karena itu prioritas bagi kami,” tegasnya.

Norman berharap dengan adanya pembangunan infrastruktur ini, pihaknya bisa ikut serta dalam membangun Kota Bogor menjadi kota yang lebih baik dan lebih maju.

Penandatanganan ini juga dihadiri oleh Imelda Fransisca Direktur Sales dan Marketing, Virthon Hutagalung, Direktur Operasional, Yohanes Pasaribu, Direktur Business Development, One Central Business District.(Red)

Berita Lainnya

Tags: ,

Update News

Diperiksa 15 Jam, Eselon I ATR/BPN Agustyarsyah Dicecar Soal Dugaan Pemalsuan SHM PTSL JAKARTA – Penyidik Subdit Harta dan Benda (Harda) Ditreskrimum Polda Metro Jaya memeriksa pejabat Eselon I Kementerian ATR/BPN, Dr. Agustyarsyah, Selasa (15/9/2026). Pemeriksaan berlangsung sekitar 15 jam dan berkaitan dengan dugaan pemalsuan Sertifikat Hak Milik (SHM) dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Agustyarsyah merupakan mantan Kepala Kantor Pertanahan (Kakantah) ATR/BPN Bogor 1 pada 2019. Saat ini, ia menjabat Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian ATR/BPN. Pemeriksaan tersebut dilakukan setelah penyidik Subdit Harda Ditreskrimum Polda Metro Jaya menggeledah Kantor BPN Kabupaten Bogor pada Rabu (9/9/2026) dalam rangka penyelidikan perkara terkait PTSL. Usai menjalani pemeriksaan, Agustyarsyah dikonfirmasi awak media mengenai materi pemanggilan dan pemeriksaan yang dijalaninya. “Terkait dengan PTSL,” ujar Agustyarsyah, mantan Kakantah ATR/BPN Bogor 1 yang kini menjabat Kepala BPSDM Kementerian ATR/BPN. Pemeriksaan terhadap pejabat Eselon I tersebut menjadi bagian penting dalam pengusutan perkara yang tengah ditangani Subdit Harda Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Hingga berita ini diturunkan, publik masih menunggu keterangan resmi dari penyidik Subdit Harda Ditreskrimum Polda Metro Jaya terkait status perkara, materi pemeriksaan, serta perkembangan penyidikan dugaan pemalsuan SHM PTSL tersebut.

JAKARTA, Siber24jam.com – Penyidik Subdit Harta dan Benda (Harda) Ditreskrimum Polda Metro Jaya memeriksa pejabat...

KPK Geledah Dugaan Transaksi Gelap HGB: Dirjen ATR/BPN, Kepala Kantah Bogor dan Tangerang Terjaring OTT

JAKARTA,Siber24jam.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengguncang sektor pertanahan melalui operasi tangkap tangan (OTT)...

OTT KPK di BPN Bogor Mengarah ke Dugaan Suap HGB, 17 Orang Diamankan

JAKARTA, Siber24jam.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Badan...

Kasus Dugaan Korupsi PT PSMI Masuk Tahap Pendalaman, 4 Saksi Diperiksa Penyidik Kejagung

Siber24jam.com, JAKARTA – Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana...