BABAKANMADANG Siber24jam.com – Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara mengapresiasi perhatian Presiden RI Prabowo Subianto...
Sukabumi,Siber24jam.com- Bahas program pangan kota berkelanjutan, Balai Kota Sukabumi, di Jalan R. Syamsudin, SH, Kecamatan Cikole, Senin (09/01/2023) kedatangan tamu istimewa dari Kota Milan, Italia.
Kedatangan tim dari negeri Pizza yang tergabung diorganisasi Head of Milan Urban Food Policy Pact (MUFPP) itu dipimpin Secretariat Mr. Filippo Gavazzeni, dan diterima Sekretaris Daerah (Sekda) Dida Sembada, di Balai Kota, Jalan R. Syamsudin, SH, Kelurahan Cikole, Kecamatan Cikole.
Kedatangan MUFPP ini karena Kota Sukabumi menjadi bagian dari pengembangan sistem pangan kota berkelanjutan di dunia. Selain Head MUFPP Secretariat, hadir pula Steering Committee MUFPP Regional Asia Pasifik Gin Gin Ginanjar.
”Kami sangat senang dan menyambut baik kedatangan Head of MUFPP ke Kota Sukabumi dalam pengembangan sistem pangan kota berkelanjutan,” ujar Sekda Dida Sembada, dikutip dari laman sukabumikota.go.id, Selasa (10/01/2023)
Menurut Dida, masuknya Kota Sukabumi, dalam program pangan berkelanjutan merupakan tantangan sekaligus menjadi peluang untuk pengembangan dan selama ini digulirkan berbagai inovasi yang diciptakan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) dalam pengembangaj sistem pangan. “Inovasi itu menjadikan Kota Sukabumi bisa menjaga sektor ketahanan pangan bagi warganya,”ujar Dida.
Sekretaris DKP3 Kota Sukabumi Susiana menambahkan, berbagai langkah dilakukan dalam menjaga ketahanan pangan. Inovasi dan strategi ini diperlukan karena selama inu ketersedian pasokan pangan 70 persen dari luar daerah.
“Salah satunya dengan kegiatan Lahan Pangan Pertanian Berkelanjutan (LP2B). Selain itu dengan menggerakan masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan dengan menanam cabai dengan menginisiasi Gerakan Tanam Cabe Untuk Kendalikan Inflasi (Gertabe U-Kensi),”jelasnya.
Steering commitee regional Asia Pasifik MUFPP Gin Gin Ginanjar menerangkan, kunjungan ini untuk menguatkan jejaring kota terlibat dalam misi bersama membangun sistem pangan kota berkelanjutan. ” Kami hadir di Kota Sukabumi karena Sukabumi menjadi salah satu kota, dari 11 kota di Indonesia sangat aktif untuk ikut beberapa pertemuan dan diskusi kegiatab MUFPP,” cetus dia.
Kedatangan Head MUFPP Secretariat ini terang Gin Gin sebagai apresiasi sehingga berkunjung langsung ke Sukabumi. Nantinya MUFPP bisa melihat apa yang menjadi perhatian pengembangan pangam di Sukabumi.” Momen ini jadi pembelajaran dan punya komitmen ada pengembangan pangan perkotaan,”katanya.
Gin Gin menjelaskan, pada 17 Oktober 2022 lalu Kota Bandung diundang global forum MUFPP karena meraih penghargaan dunia. Sebab dinilai mampu mengembangkan ketahanan pangan berbasis keluarga dengan memanfaatkan pekarangan rumah dengan optimal atau urban farming. “Ada delapan unsur walaupun lahan sempit optimalkan delapan aktifitas yakni tanam sayuran, buah, tanaman obat, dan lain sebagainya,”kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Pemerintah Kota Bandung itu menutupi. ***
Editor : Mochamad Yusuf
Anggota Tim Head of Milan Urban Food Policy Pact (MUFPP) bersama pejabat Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pemerintah Kota Sukabumi (foto dok sukabumikota.go.id)













