Update

Pemekaran Sukabumi Utara, Ini Catatan Khusus dari Sekda Ade Suryaman

Pemekaran Sukabumi UtaraSekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman (tengah) memimpin rapat pembahasan Daerah Otonomi Baru Kabupaten Sukabumi Utara (foto sukabumikab.go.id)

Sukabumi, Siber24jam.com- Pemekaran Sukabumi Utara, Jum’at (25/11/2022)) kambali Sekretari Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman. Pembahasan berfokus masalah teknis, diantaranya kebutuhan pegawai, aset, pembiayaan dan lain-lainnya.

“Ya walau sekarang moratorium pemekaran daerah di luar Papua belum dicabut pemerintah pusat, kita tetap harus mempersiapkan segala kebutuhan untuk Daerah Otonom Baru Kabupaten Sukabumi Utara Ini diperlukan, agar ketika moratorium dicabut, KSU sudah siap menjalankan pemerintahan, tentunya dengan bantuan Kabupaten Sukabumi, sebagai induknya,”kata Sekretaris Daerah (Sekda) Ade Suryaman, dikutip dari laman sukabumikab.go.id, Sabtu (26/11/2022).

Sekda pun minta tim persiapan pemekaran DOB Kabupaten Sukabumi Utara, setiap waktu mengupdate data kebutuhan jangan sampai tidak. “Data yang ada saat ini (terkait persiapan pemekaran) harus diupdate terus. Sehingga, ketika pemekaran terjadi, semuanya sudah siap dengan data yang terkini,” ujarnya, saat membuka rapat koordinasi pembahasan data kapasitas daerah calon daerah persiapan otonomi baru KSU di Ruang Rapat Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), di  Kecamatan Cicantayan.

Berkaitan pemekaran ini, Pemerintah Kabupaten Sukabumi, kata Ade,  selama ini telah menempuh secara administratif. Bahkan sejak jauh-jauh hari, pembahasan daerah otonomi baru KSU ini telah dilaksanakan.

“Persyaratan secara administratif telah ditempuh. Dari kita sudah disampaikan ke provinsi, terus disampaikan juga oleh Pemerintah Provinsi Jabar ke pusat. Rangkaiannya pun telah ditempuh, termasuk melalui paripurna dengan DPRD,” ungkapnya.

Menurut Sekda, moratorium menjadi salah satu kendala yang menyebabkan belum terlaksananya DOB Kabupaten Sukabumi Utara. “Sejak 2014 pemerintah pusat telah memoratorium pemekaran DOB. Sehingga, kita belum bisa pemekaran,” bebernya.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Kabag Tapem) Sekretariat Daerah Sendy Apriadi mengatakan, kegiatan ini bukan sekadar pemenuhan data saja. Namun, kegiatan ini untuk persiapan di 2023 dalam melaksanakan kajian untuk peningkatan kapasitas daerah. “Ini untuk kajian untuk peningkatan kapasitas daerah sesungguhnya,” katanya menutupi.

 

Editor : Mochamad Yusuf                          

 

Berita Lainnya

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Update News

Kerja Bakti Warga Mangunharjo Jadi Ajang Serap Aspirasi, Danur Suprianto Dukung Pengaspalan Jalan hingga Balai RW

Kerja Bakti Warga Mangunharjo Jadi Ajang Serap Aspirasi, Danur Suprianto Dukung Pengaspalan Jalan hingga Balai...

INASSOC Jabar Resmi Dilantik, Oteu Herdiansyah Siapkan Pembenahan Organisasi dan Pembinaan Airsoft di 27 Kabupaten/Kota

SUMEDANG Siber24jam.comb– Pengurus Daerah Indonesian Airsoft Association (INASSOC) Jawa Barat periode 2026–2030 resmi dilantik dalam...

Pelindo Mengajar, Yogi Firdaus Kembali ke SMAN 1 Pandeglang, 125 Siswa Dapat Inspirasi Karier dan Dunia Kepelabuhanan

Siber24jam.com, PANDEGLANG –  Pendidikan tidak sekadar menjadi ruang untuk memperoleh pengetahuan akademis, tetapi juga fondasi...

Nama Bahlil Terseret Isu Penyadapan Presiden, Ketum Golkar: Jangan Uji Nyali Kami!

Jakarta Siber24jam.com – Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, secara tegas membantah tuduhan yang mengaitkan...