Update

Untuk 160 Pelanggan Bisnis dan Industri, PLN Salurkan 511.892 MWh Listik Hijau

Pembangkit Listrik Tenaga Panas BumiPembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi

Jakarta, Siber24jam.com- PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) hingga Juni 2022 lalu telah menyalurkan 511.892 megawatt hour (MWh) listrik hijau melalui layanan sertifikat Energi Baru Terbarukan (EBT) atau Renewable Energy Certificate (REC) kepada 160 pelanggan bisnis dan industri.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengapresiasi, dukungan para pelanggan PLN yang telah mendukung program transisi energi bersih dengan memanfaatkan REC. “Ini menjadi bukti nyata kolaborasi PLN dengan para pelaku industri untuk mendukung transisi energi bersih di Tanah Air. Pendapatan dari REC ini nantinya akan dialokasikan untuk pengembangan EBT,” katanya, dikutip dari laman resmi PLN, Minggu (07/08/2022).

Darmawan menjelaskan, REC merupakan salah satu inovasi produk hijau PLN untuk mempermudah pelanggan dalam mendapatkan pengakuan atas penggunaan EBT yang transparan, akuntable dan diakui secara internasional serta tanpa harus mengeluarkan biaya investasi untuk pembangunan infrastruktur.

“Melalui REC, PLN menghadirkan opsi pengadaan untuk pemenuhan target sampai dengan 100 persen penggunaan energi terbarukan. Cara pengadaan atau pembeliannya pun relatif mudah dan cepat,” tuturnya.

Darmawan memastikan energi yang digunakan pelanggan berasal dari pembangkit listrik berbasis EBT yang diverifikasi oleh sistem tracking internasional.  APX TIGRs yang berlokasi di California, Amerika Serikat.

“Pembangkit green energy milik PLN yang terdaftar di APX adalah Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Kamojang dengan kapasitas 140 MW, PLTP Lahendong 80 MW dan PLTA Bakaru 130 MW, atau setara 2.500.000 MWh per tahun. Pelanggan yang lokasinya terpisah dari pembangkit green energy tersebut dimungkinkan juga menikmati layanan REC,” ujar Darmawan menutupi.

 

Editor : Mochamad Yusuf

Tags: , , , , , , , , , , ,

WordPress Ads