Update

Ratusan Ribu Masyarakat Bakal Jadi Pengangguran Bila Tenaga Honorer di Hapus, Ini Penjelasannya

Nasional, Siber24jam.com – Tahun depan tenaga honorer direncanakan akan dihapus. Jika hal tersebut terjadi maka akan ada ratusan ribu orang yang terdampak.

Dalam data KemenparRB, jumlah tenaga honorer (THK-II) per Juni 2021 (sebelum pelaksanaan CASN 2021) sebanyak 410.010 orang. Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Aparatur Kemenpan-RB Alex Denni, mengatakan sedang dicarikan rencana untuk para tenaga honorer bisa mendapatkan kesempatan lebih baik.

“Jadi kita juga punya PR bagaimana menyelesaikan ini dengan baik, karena realitas di lapangan kawan-kawan ini sudah bekerja bertahun-tahun dan tentu perlu juga kita berikan kesempatan untuk diprioritaskan terlebih dahulu,” kata dia beberapa waktu lalu.

Mereka akan diberikan kesempatan mengikuti seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS). Sebagai catatan sejak 2012 hingga saat ini sudah ada sekitar 1 juta orang yang menjadi PNS.

Para tenaga honorer itu lolos seleksi dari ratusan ribu tenaga honorer yang ada di instansi pemerintah. Tercatat sudah ada lebih dari 1 juta orang yang diangkat.

Selain itu dibuka kesempatan pula para tenaga honorer menjadi tenaga outsourcing jika dibutuhkan.

Menurut Pengamat Kebijakan Publik Trubus Rahardiansya, pemerintah harus mengantisipasi adanya penambahan pengangguran. Karena tidak semua tenaga honorer dapat menjadi PNS.

“Kalau tenaga honorer ini diberhentikan secara mendadak, artinya mereka jadi pengangguran, kalau pengangguran maka jadi beban negara karena mempengaruhi serapan tenaga kerja, serapan anggaran, mempengaruhi tingkat daya beli masyarakat dan pengaruhi pemulihan ekonomi juga,” ujarnya kepada CNBC Indonesia.

Bahkan pemerintah disebut jadi salah satu penentu dalam tingkat pengangguran, ungkap Badan Pusat Statistik (BPS). Ini terbukti dengan tidak adanya lowongan CPNS maka pemerintah ikut mendorong adanya pengangguran.

“Penyerapan tenaga kerja di administrasi pemerintahan turun 30 ribu ini dikarenakan pada periode Februari ini belum ada penerimaan PNS,” ujar Kepala BPS Margo Yuwono dalam rilis pekan lalu.

Dengan hal tersebut dan ditambah tenaga honorer yang dihapus, maka dapat mendorong lebih banyak lagi pengangguran di Indonesia.

Sumber: CNBC Indonesia
Editor: Zarkasi

Berita Lainnya

Tags: , , , , , , , , , , ,

Update News

Diperiksa 15 Jam, Eselon I ATR/BPN Agustyarsyah Dicecar Soal Dugaan Pemalsuan SHM PTSL JAKARTA – Penyidik Subdit Harta dan Benda (Harda) Ditreskrimum Polda Metro Jaya memeriksa pejabat Eselon I Kementerian ATR/BPN, Dr. Agustyarsyah, Selasa (15/9/2026). Pemeriksaan berlangsung sekitar 15 jam dan berkaitan dengan dugaan pemalsuan Sertifikat Hak Milik (SHM) dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Agustyarsyah merupakan mantan Kepala Kantor Pertanahan (Kakantah) ATR/BPN Bogor 1 pada 2019. Saat ini, ia menjabat Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian ATR/BPN. Pemeriksaan tersebut dilakukan setelah penyidik Subdit Harda Ditreskrimum Polda Metro Jaya menggeledah Kantor BPN Kabupaten Bogor pada Rabu (9/9/2026) dalam rangka penyelidikan perkara terkait PTSL. Usai menjalani pemeriksaan, Agustyarsyah dikonfirmasi awak media mengenai materi pemanggilan dan pemeriksaan yang dijalaninya. “Terkait dengan PTSL,” ujar Agustyarsyah, mantan Kakantah ATR/BPN Bogor 1 yang kini menjabat Kepala BPSDM Kementerian ATR/BPN. Pemeriksaan terhadap pejabat Eselon I tersebut menjadi bagian penting dalam pengusutan perkara yang tengah ditangani Subdit Harda Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Hingga berita ini diturunkan, publik masih menunggu keterangan resmi dari penyidik Subdit Harda Ditreskrimum Polda Metro Jaya terkait status perkara, materi pemeriksaan, serta perkembangan penyidikan dugaan pemalsuan SHM PTSL tersebut.

JAKARTA, Siber24jam.com – Penyidik Subdit Harta dan Benda (Harda) Ditreskrimum Polda Metro Jaya memeriksa pejabat...

KPK Geledah Dugaan Transaksi Gelap HGB: Dirjen ATR/BPN, Kepala Kantah Bogor dan Tangerang Terjaring OTT

JAKARTA,Siber24jam.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengguncang sektor pertanahan melalui operasi tangkap tangan (OTT)...

OTT KPK di BPN Bogor Mengarah ke Dugaan Suap HGB, 17 Orang Diamankan

JAKARTA, Siber24jam.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Badan...

Kasus Dugaan Korupsi PT PSMI Masuk Tahap Pendalaman, 4 Saksi Diperiksa Penyidik Kejagung

Siber24jam.com, JAKARTA – Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana...