Update

Plt Bupati Bogor Tinjau Pembangunan RSUD Bogor Utara, Ini Maksud Iwan

Bogor, Siber24jam.com – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bogor, Iwan Setiawan lakukan peninjauan terhadap pembangunan RSUD Bogor Utara di Kecamatan Parung, Rabu (15/06/2022).
Hal itu dilakukannya, guna memastikan kesiapan operasional pelayanan kesehatan di RSUD tersebut.
Iwan meminta, agar RSUD Bogor Utara/Parung bisa segera dioperasionalkan meskipun hanya melayani pelayanan dasar, sebagai upaya dalam memenuhi kebutuhan layanan kesehatan bagi masyarakat sekitar wilayah Bogor Utara, dari Kabupaten Bogor.
“Minimal pelayanan dasar untuk masyarakat sekitar wilayah utara ini bisa terlayani dengan kualitas pelayanan yang maksimal walaupun tidak rawat inap,” kata Iwan Setiawan kepada wartawan.
Menurut dia, peninjauan langsung yang dilakukannya itu untuk melihat sejauh mana progress pembangunan RSUD ini sebagai tindak lanjut hasil rapat dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, untuk bisa segera mengoperasikan rumah sakit plat merah tersebut.
“Mudah-mudahan di akhir tahun ini sudah bisa operasional, walaupun sifatnya hanya RS rawat jalan dilengkapi dengan dokter spesialis, tapi untuk layanan rawat inap belum bisa, karena pas kita cek memang belum ada fasilitas rawat inapnya,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinkes Kabupaten Bogor, Mike Kaltarina menambahkan, terkait Sumber Daya Manusia dalam hal ini tenaga medis dan dokter spesialis, dirinya akan meminta bantuan kepada 4 RSUD yang ada di Kabupaten Bogor, untuk turut serta membantu dalam memberikan layanan kesehatan di RSUD Bogor Utara/Parung nantinya.
“Layanan dokter spesialis nanti akan dibantu oleh teman-teman yang ada di 4 RSUD, sementara layanan spesialis dasar dulu seperti, kebidanan, spesialis penyakit dalam, spesialis anak, spesialis bedah dan dokter gigi. Kita akan dibantu 4 RSUD sambil berjalan agar bisa memberikan pelayanan kesehatan maksimal kepada masyarakat,” pungkasnya.
Penulis: Ali Wardana
Editor: Zarkasi

Berita Lainnya

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Update News

Jelang HUT ke-81 TNI, Rudy Susmanto Bersama Forkopimda Ziarah ke TMP Pondok Rajeg

CIBINONG Siber24jam.com – Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten...

KPK Telusuri Aliran Dana BJB, Aspri Ridwan Kamil Diduga Jadi Titik Penting Aspri Ridwan Kamil Diperiksa, KPK Dalami Jejak Dana Iklan BJB KPK Telusuri Aliran Dana BJB, Aspri Ridwan Kamil Diduga Jadi Titik Penting JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan korupsi pengadaan iklan Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB). Salah satu yang menjadi perhatian penyidik adalah keterangan Randy Kusumaatmadja, mantan asisten pribadi Gubernur Jawa Barat periode 2018–2023, Ridwan Kamil. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, Randy diperiksa untuk mengurai keluar-masuk serta pengelolaan uang yang berkaitan dengan perkara tersebut. “Penyidik berkeyakinan bahwa saksi-saksi yang dilakukan pemanggilan, termasuk asisten pribadi dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, ini diduga mengetahui terkait dengan keluar masuknya uang, termasuk juga pengelolaan uang,” kata Budi, Jumat (2/10/2026). KPK tengah menelusuri pengadaan iklan Bank BJB yang nilainya sekitar Rp400 miliar. Dari jumlah tersebut, penyidik menduga hanya sekitar 50 persen yang digunakan untuk pengadaan iklan, sedangkan sisanya diduga masuk ke dana nonbudgeter dan mengalir kepada sejumlah pihak. Menurut Budi, posisi Randy penting untuk membantu penyidik mengurai asal uang, penggunaannya, pihak yang memberikan perintah, hingga ke mana dana tersebut mengalir. “Bisa jadi menjadi hub ya, placement uang masuk, kemudian peruntukan dari uang itu, nah kemudian dari siapa ini alur perintahnya, kemudian alirannya kepada siapa saja, ini semuanya didalami,” ujarnya. KPK juga mendalami aktivitas Ridwan Kamil ketika menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat, termasuk penggunaan anggaran dan dugaan keberadaan dana taktis di luar anggaran APBD. Selain itu, penyidik sebelumnya telah menelusuri aktivitas penukaran mata uang asing yang dilakukan Ridwan Kamil pada periode 2021–2024 dengan nilai miliaran rupiah. KPK menyatakan masih mendalami sumber pembiayaan, tujuan transaksi, serta aktivitas yang berkaitan dengan perkara tersebut. KPK juga sedang menghitung potensi kerugian keuangan negara dalam klaster pertama perkara, yakni dugaan penyimpangan dan pengondisian pengadaan iklan Bank BJB, dengan berkoordinasi bersama auditor negara. Seluruh informasi tersebut masih berada dalam tahap penyidikan KPK. Status dan keterlibatan masing-masing pihak akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan serta alat bukti yang diperoleh.

JAKARTA, Siber24jam.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan korupsi pengadaan iklan Bank Pembangunan...

Nobar Indonesia-Bangladesh Digelar Rudy Susmanto, UMKM Kebagian Berkah

CIBINONG Siber24jam.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor kembali menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan Indonesia kontra...

Bupati Bogor Dukung Tegar Beriman Championship, 2.361 Pesilat Adu Prestasi

CIBINONG Siber24jam.com – Kabupaten Bogor menjadi tuan rumah Tegar Beriman Championship yang diikuti 2.361 pesilat...