Update

Puncak Pemakaian Air Bersih pada Ramadhan Bergeser

ramadhan, perumda, tirta kahuripan

Siber24Jam.com – Puncak penggunaan atau pemakaian air bersih para pelanggan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Kahuripan, di Kabupaten Bogor, selama Ramadhan ini mengalami pergeseran.

Sejumlah langkah antisipasi sudah dijalankan perusahaan milik Pemerintah Kabupaten Bogor itu sejak awal Ramadhan.

“Di luar Ramadhan, puncak pemakaian air itu terjadi pada saat pagi hari dari mulai pukul 05 : 00 sampai 08 : 00. Namun, ketika memasuki Ramadhan berubah ke pukul 03 : 00 hingga pukul 08 : 00, sedangkan pergeseran di sore hari yang awalnya pukul 17 : 00 sampai 20 : 00 berubah ke pukul 15 : 00 hingga 20 : 00,” kata Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Abdul Somad, Sabtu (16/04/2022).

Somad mengungkapkan, puncak pemakaian air selama 11 hari Ramadhan ini ada penambahan dua jam dibandingkan bulan di luar Ramadhan. Namun sampai Jumat (kemarin) bertepatan dengan hari ke 13 Ramadhan, cabang-cabang pelayanan belum menerima laporan dari pelanggan soal terhambatnya pasokan atau distribusi air.

“Alhamdulillah, cadangan air bersih yang disimpan di semua Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang tersebar di semua cabang pelayanan sejak awal Ramadhan dalam kondisi aman. Kami berharap tidak ada gangguan sampai tibanya Hari Raya Idul Fitri,” ujar Somad.

Somad lebih lanjut mengungkapkan, bisnis penyediaan air minum tantangan kedepannya semakin berat. Kenapa ? karena dengan bertambahnya jumlah penduduk, sumber-sumber air baku khususnya dari sungai kondisinya banyak yang tercemar berbagai jenis limbah.

“Akibatnya agar air bahan baku itu bersih lagi dan layak dikonsumsi masyarakat, biaya produksi untuk mengolah air sungai yang sudah tercemar limbah itu membengkak”.

“Makanya, harus ada edukasi ke masyarakat agar mereka menjaga kelestarian sungai dengan tidak menjadikannya sebagai tempat pembuangan sampah,” jelasnya.

Selain itu, kata Somad, pelanggan juga harus lebih bijak dalam memanfaatkan air bersih, artinya air bersih yang disalurkan perusahaan hanya dimanfaatkan untuk memasak, mandi atau mencuci pakaian, bukan untuk mobil/kendaraan serta menyiram tanaman.

“Kalau kita hemat, otomatis pengeluaran untuk biaya pembayaran rekening bulanan pun bisa ditekan,” tutup Somad.

Penulis : Humas Perumda Tirta Kahuripan

Editor : Mochamad Yusuf

Berita Lainnya

Tags: , , , , ,

Update News

SPMB Kabupaten Bogor Disorot, Siswa Peringkat 2 SMPN 2 Tajurhalang Gagal Daftar Ulang, DPRD Siap Turun ke Lapangan

Siber24jam.com, BOGOR – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kabupaten Bogor kembali menuai sorotan....

Tertibkan Bangli, Pemkab Bogor: Wujudkan Kawasan Tertib dan Aman di Ciseeng

Siber24jam.com, CISEENG – Atas arahan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Satuan...

Ketahuan Main Curang! Bos Perusahaan, Sucofindo, Sama Bea Cukai Kompak Diduga Ngakalin Ekspor, Kejagung Bilang: Udah Kelar Mainnya!

JAKARTA Siber24jam.com – Tim Penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) menetapkan...

Waduh Bang! Kejati DK Jakarta Sikat Lagi, Bos Perusahaan Segambreng Ikutan Kena!

Siber24jam.com,  JAKARTA – Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus (DK) Jakarta kembali menetapkan satu tersangka baru dalam...