Oh, Wapres! Rakyat Melamar Kerja di Pabrik Harus Berjuang Lewati SD, SMP, dan SMA Siber24jam.com...
Oh, Wapres! Rakyat Melamar Kerja di Pabrik Harus Berjuang Lewati SD, SMP, dan SMA
Siber24jam.com & Liputan08.com
Jumat 7 Oktober 2026
Rakyat kecil harus berjuang keras untuk mendapatkan pekerjaan. Melamar kerja di pabrik saja, banyak perusahaan mensyaratkan ijazah SD, SMP, atau SMA sesuai posisi yang dibutuhkan. Mereka menempuh pendidikan bertahun-tahun, dengan biaya dan pengorbanan orang tua yang tidak sedikit.
Banyak lulusan SMA akhirnya menjadi buruh pabrik demi menyambung hidup. Tidak sedikit pula sarjana yang kesulitan mendapatkan pekerjaan. Bagi rakyat kecil, pendidikan adalah perjuangan panjang untuk memperoleh kesempatan hidup yang lebih baik.
Lantas, ketika persoalan pendidikan seorang wakil presiden menjadi perhatian publik, wajar jika masyarakat mempertanyakan transparansi, kepatuhan terhadap aturan, dan etika seorang pejabat negara.
Mengapa rakyat harus berjuang memenuhi persyaratan, sementara pejabat tinggi negara dituntut untuk menjelaskan rekam jejak pendidikannya kepada publik?
Persoalannya bukan sekadar gelar atau ijazah, melainkan kejujuran, keadilan, dan keteladanan. Jabatan wakil presiden adalah amanah besar, sehingga setiap pertanyaan publik harus dijawab dengan fakta dan keterbukaan, bukan dengan saling menyerang.
Redaksi Siber24jam.com dan Liputan08.com menegaskan, jangan sampai rakyat kecil merasa bahwa aturan hanya ketat bagi mereka yang tidak memiliki kekuasaan. Jika rakyat dituntut jujur dan taat pada persyaratan, pejabat negara pun harus memberikan teladan yang sama.
Rakyat berjuang melalui pendidikan untuk mencari sesuap nasi. Pejabat mengemban kekuasaan atas kepercayaan rakyat. Keduanya harus berdiri di atas prinsip kejujuran dan aturan yang berlaku.
Berita Lainnya
Tags: #Siber24jam.com, Liputan08.com






















