CIBUNGBULANG Siber24jam.com – Bupati Bogor Rudy Susmanto memastikan penanganan kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga,...
CIBUNGBULANG Siber24jam.com – Bupati Bogor Rudy Susmanto memastikan penanganan kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga, Kecamatan Cibungbulang, terus dikebut hingga kondisi benar-benar aman.
Bersama Pemerintah Kota Bogor dan seluruh unsur terkait, Pemkab Bogor melakukan pemadaman sekaligus pendinginan, terutama pada sejumlah titik yang masih mengeluarkan asap.
Rudy menjelaskan, pemadaman tidak bisa dilakukan hanya dari permukaan karena api dan bara berada di dalam tumpukan sampah yang telah menggunung selama puluhan tahun. Gundukan yang mengeluarkan asap harus dibongkar terlebih dahulu, kemudian disemprot dan didinginkan.
“Mesin terus berjalan. Hari ini kita bergotong royong bersama-sama masuk ke wilayah Kota Bogor, kita padamkan api. Beberapa gundukan yang mengeluarkan asap kita pecah, kita bongkar, setelah itu kita semprot dan dinginkan semuanya,” ujar Rudy.
Menurut Rudy, kondisi tersebut membuat penanganan kebakaran Galuga hampir menyerupai kebakaran lahan gambut. Tumpukan sampah yang tingginya lebih dari 10 meter memungkinkan bara api tetap menyala di bagian dalam meski api tidak terlihat dari luar.
“Pada saat dibongkar, tiba-tiba keluar asap mengepul warna hitam. Itu sebenarnya di dalamnya masih ada bara api yang menyala. Kalau tidak kita bongkar, ditunggu satu, dua, tiga hari tidak akan pernah mereda apinya,” jelasnya.
Rudy menargetkan proses pendinginan dilakukan hingga menjelang subuh agar pelayanan persampahan dapat kembali berjalan secara bertahap. Menurutnya, sampah dari Kabupaten maupun Kota Bogor tidak boleh dibiarkan menumpuk di tengah permukiman.
“Kita kebut sampai jelang subuh. Subuh truk sampah mulai masuk, kemudian kita atur durasinya beberapa jam berjalan. Sampah dari Kota Bogor dan Kabupaten Bogor tidak bisa kita biarkan ada di tengah kota, harus masuk ke TPA,” tegasnya.
Selain pemadaman, Pemkab Bogor juga menyiapkan penanganan bagi masyarakat terdampak. Empat posko kesehatan telah disiapkan sejak hari pertama, sementara Dinas Sosial mempersiapkan bantuan sosial bagi warga yang membutuhkan.
“Prinsip kami keselamatan masyarakat itu yang paling utama. Kami mohon maaf kalau belum maksimal, tetapi kami upayakan semua tertangani satu per satu,” kata Rudy.
Rudy menegaskan, penanganan kebakaran Galuga membutuhkan sinergi Kabupaten dan Kota Bogor. Sebab, kondisi tumpukan sampah dan arah angin dapat membuat dampak kebakaran bergerak lintas wilayah.
“Kita tidak boleh terlena walaupun sudah tidak terlihat api. Potensi api masih bisa muncul. Penanganan kebakaran ini tidak bisa sendiri-sendiri, harus bersama-sama antara Pemerintah Kota Bogor dan Pemerintah Kabupaten Bogor,” pungkasnya.
Berita Lainnya
Tags: Bupati Bogor, Rudy Susmanto





















