Update

Keluarga Cemas, WNI Asal Solok Tak Bisa Dihubungi Sejak April 2026, Tim Hukum Tempuh Langkah ke KBRI

SOLOK Siber24jam.com – Hilangnya kontak seorang Warga Negara Indonesia (WNI) asal Kota Solok, Sumatera Barat, bernama Yassirly Amri, yang bekerja di Malaysia, menjadi perhatian publik. Hingga kini, pihak keluarga mengaku belum mengetahui keberadaan maupun kondisi Yassirly setelah berbulan-bulan tidak memberikan kabar.

Berdasarkan informasi dari keluarga, Yassirly berangkat ke Malaysia untuk bekerja sekitar Mei 2025. Pada awal keberangkatannya, komunikasi dengan keluarga berjalan normal dan tidak ada tanda-tanda yang mengkhawatirkan.

Namun, situasi berubah sejak 20 April 2026, ketika Yassirly tidak lagi dapat dihubungi. Nomor telepon yang selama ini digunakan juga dilaporkan sudah tidak aktif, sehingga keluarga kesulitan memperoleh informasi mengenai keberadaannya.

Merasa khawatir, keluarga kemudian memberikan kuasa kepada Kantor Hukum ADR & Associates untuk membantu melakukan penelusuran dan pendampingan hukum guna mencari kepastian mengenai nasib Yassirly Amri.

Kuasa hukum keluarga, Dwiki Maulana, S.H., CFLS, membenarkan pihaknya telah menerima mandat tersebut.

“Kami menerima kuasa dari pihak keluarga untuk membantu memperoleh kepastian mengenai keberadaan Yassirly Amri. Hingga saat ini belum ada informasi yang jelas apakah yang bersangkutan dalam keadaan sehat, mengalami musibah, atau menghadapi persoalan lain di Malaysia,” ujarnya,Minggu (21/6/2026)

Sebagai langkah awal, tim hukum akan mengajukan permohonan resmi kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur serta berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), dan instansi terkait lainnya.

Tim ADR & Associates juga dijadwalkan berangkat ke Kuala Lumpur untuk melakukan koordinasi secara langsung dengan pihak KBRI dan otoritas terkait agar proses pencarian dapat dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.

“Kami berharap upaya ini dapat segera membuahkan hasil dan memberikan titik terang mengenai keberadaan Yassirly Amri, sehingga keluarga memperoleh kepastian yang selama ini mereka nantikan,” kata Dwiki.

Sementara itu, anggota tim hukum Arif Firman Bachtas, S.H., M.H. dan Aidil Permata, S.H., menyatakan bahwa langkah yang mereka tempuh didorong oleh rasa kemanusiaan dan keinginan membantu keluarga yang telah berbulan-bulan hidup dalam kecemasan.

Mereka berharap seluruh pihak terkait dapat memberikan dukungan maksimal untuk memastikan keselamatan dan perlindungan terhadap setiap WNI yang berada di luar negeri, termasuk pekerja migran di Malaysia.

Kasus ini diharapkan menjadi perhatian publik sekaligus mendorong percepatan koordinasi antarinstansi agar keberadaan Yassirly Amri dapat segera diketahui dan keluarga memperoleh kepastian secepat mungkin.

Berita Lainnya

Tags:

Update News

Bupati Rudy Susmanto Dampingi Menteri Kebudayaan Buka Pekan Seni Media Rupakala 2026 di Bogor

CIBINONG, Siber24jam.com – Bupati Bogor Rudy Susmanto mendampingi Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon dalam...

Bupati Rudy Susmanto Ajak Masyarakat Ramaikan Rupakala Bogor, Seni Jadi Pemersatu Bangsa

CIBINONG, Siber24jam.com – Bupati Bogor Rudy Susmanto mengajak masyarakat untuk meramaikan Pekan Seni Media Rupakala...

14 Tahun SPS: Siti Saidah Perkuat Kemitraan Petani, Penggilingan Padi, dan Industri Pangan

JAKARTA Siber24jam.com – Memasuki usia ke-14 tahun, PT Sumber Pangan Sukses (SPS) menegaskan komitmennya untuk...

Rudy Susmanto Kunjungi Keluarga Pelajar yang Meninggal Usai Nonton Bola, Pemkab Bogor Tanggung Biaya

CIBINONG Siber24jam.com – Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga ARK (16),...